Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Antisipasi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan Gratis kepada Pelajar Samarinda

    September 1, 2026

    Baru Dibuka, Fasilitas Teras Samarinda Tahap II Sudah Ada yang Hilang

    Agustus 31, 2026

    Kementerian HAM Ingatkan Risiko AI hingga Pembangunan terhadap Masyarakat Menuju 2036

    Agustus 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Bontang Mendapat Hibah, IPAL Api-Api Untuk Masyarakat Bontang
    Advertorial

    Pemkot Bontang Mendapat Hibah, IPAL Api-Api Untuk Masyarakat Bontang

    MartinusBy MartinusOktober 19, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Bontang- Pemkot Bontang mendapat hibah dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) berupa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kelurahan Api-Api, yakni diJalan S Parman, Gang Atletik 20 Bontang
    Prosesi hibah IPAL itu ditandai dengan penandatangan naskah dan berita acara serah terima oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di Auditorium Kantor Kemen-PUPR Jakarta, Kamis (18/10/2018).
    “Alhamdulillah, Bontang menerima hibah IPAL Kelurahan Api-Api secara resmi. Mudahan ini bermanfaat dan kita jaga agar terus berfungsi baik bagi warga,” kata Neni.
    IPAL tersebut, terbangun sejak 2016 dengan senilai Rp 5,8 miliar menggunakan dana APBN. Kapasitasinya memang lebih besar dibanding empat IPAL yang ada di Bontang. Yakni, dapat menampung 600 sambungan dari rumah, dengan bentuk bak Pendam yang di dalamnya mempunyai filter-filter penyaring kotoran sehingga apabila dibuang ke lingkungan sudah bersih.
    “Dia menilai IPAL ini mampu mengurangi pencemaran air yang disebabkan pembuangan tinja, maupun limbah rumah tangga. Prosesnya kata Neni, limbah-limbah itu langsung masuk ke IPAL terlebih dahulu, sehingga tidak sampai mencemari tanah dan lingkungan yang ada di sekitar.. Karena selama ini pembuangan limbah maupun tinja ke lingkungan tanpa disaring terlebih dahulu, hal ini yang menyebabkan pencemaran lingkungan,” ungkapnya.
    Kata Neni, akses masyarakat terhadap sanitasi dan air minum yang layak merupakan bagian dari upaya yang harus diutamakan pemerintah. Upaya promotif dan preventif yang efektif akan menekan jumlah orang  sakit, sehingga berdampak pada efisiensi biaya kesehatan yang menjadi beban pemerintah dan masyarakat.
    Kita ketahui, Indonesia rawan sanitasi layak. Negara sudah rugi berapa triliun rupiah akibat pencemaran lingkungan, yang mengakibatkan warga sakit sehingga mengeluarkan biaya untuk berobat,” bebernya(sumber_hms)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Hadapi Ancaman Karhutla, Celni Ingatkan Posko Relawan Jadi Garda Terdepan

    Agustus 31, 2026

    Dewan Dorong Layanan Kesehatan Naik Kelas, Fasilitas Terus Diperkuat

    Agustus 31, 2026

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Agustus 29, 2026

    Helmi Dorong Semangat Kemerdekaan, Jadi Motivasi DPRD Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    Agustus 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Plaza 21 Citra Niaga Jadi Kantong Parkir

    Agustus 29, 2026

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Antisipasi Kabut Asap, Ribuan Masker Dibagikan Gratis kepada Pelajar Samarinda

    IraSeptember 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan menjadi perhatian terhadap kesehatan masyarakat,…

    Baru Dibuka, Fasilitas Teras Samarinda Tahap II Sudah Ada yang Hilang

    Agustus 31, 2026

    Kementerian HAM Ingatkan Risiko AI hingga Pembangunan terhadap Masyarakat Menuju 2036

    Agustus 31, 2026

    DPRD Kaltim Dukung DOB Benua Raya, Tapi Pemekaran Masih Butuh Kajian

    Agustus 31, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Istri Wagub Kaltim Bagikan 500 Masker dan Siapkan Bantuan Relawan

    Agustus 31, 2026
    1 2 3 … 3,310 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.