Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»Pemkab Kutim Diminta Perhatikan Air Bersih Masyarakat Desa Pengadaan dan Baay
    DPRD Kutim

    Pemkab Kutim Diminta Perhatikan Air Bersih Masyarakat Desa Pengadaan dan Baay

    SeliBy SeliJuli 29, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Namun di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Kutim pelayanan air bersih oleh pemerintah daerah belum dinikmati masyarakat.

    Wakil Ketua Komisi D DPRD Kutim Agusriansyah Ridwan menuntut Pemkab Kutim untuk memperhatikan wilayah minim pelayanan air bersih.

    Salah satu daerah yang menjadi sorotannya adalah pemenuhan air bersih untuk dua desa di Kecamatan Karang yang belum mendapatkan layanan air bersih. Yakni Desa Pengadan dan Baay.

    Masyarakat di kedua desa saat ini masih menggunakan air sungai yang sebagai sumber air bersih. Namun kondisi memprihatinkan sebab kualitas air kian memburuk dari hari ke hari akibat aktivitas perusahaan.

    “Maka pemerintah daerah harus mempercepat pelayanan air bersih harus disediakan di sana,” kata Agusriansyah belum lama ini.

    Terhadap Desa Pengadan, DPRD Kutim telah mendorong rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk warga setempat. Usulan ini telah dicanangkan beberapa tahun lalu, namun belum juga terealisasi. Dia mengaku mengetahui wacana itu. Pihaknya juga pernah mengusulkan kepada Pemprov Kaltim, lantaran membutuhkan biaya yang cukup besar Rp7 miliar.

    “Tapi hingga sekarang kan belum sama sekali, jadi yang kita dorong dari Pemkab Kutim,” tuturnya.

    Kendati demikian, politikus PKS itu meyakini pemaksimalan pelayanan air bersih di kabupaten ini terus berprogres ke arah positif. Melalui beberapa program di antaranya Pamsimas (program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat), subsidi MBR (masyarakat berpenghasilan rendah), program PUPR dan BPMdes waktu w ww w ww, semuanya berproses. Termasuk PDAM sendiri.

    Lanjut, di tahun 2025 mendatang Pemkab Kutim menargetkan untuk maksimalisasi pelayanan air bersih hingga kawasan pedalaman dan pesisir yang saat sekarang sedang berproses seperti di Kawasan Sangsaka (Sangkulirang, Sandaran, Kaliorang, Kaubun dan Karangan).

    Upaya tersebut dilakukan lewat penambahan jaringan dan menambah penampungan. Termasuk peningkatan distribusi dan mencari sumber air baku. Itu kan bagian dari kesungguhan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Program-program ini telah masuk ke dalam rancangan masuk di APBD sekarang. Bahkan berlaku di semua kecamatan dan desa. Semoga dapat segera direalisasikan,” pungkasnya.

    Agusriansyah Ridwan DPRD Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Helmi Soroti Pelayanan MPP, Dorong Kemudahan Izin bagi UKM

    April 1, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Lahan Kosong untuk Dukung Program MBG dan Ketahanan Pangan

    April 1, 2026

    Implementasi PP Tunas Jadi Sorotan, DPRD Kaltim Tekankan Peran Orang Tua dan Literasi Digital

    Maret 28, 2026

    Agusriansyah Minta Pemprov Kaltim Netral Selesaikan Konflik Sidrap

    Agustus 12, 2025

    DPRD Kaltim Dukung Pembentukan DOB, Minta Moratorium Dicabut

    Agustus 11, 2025

    DPRD Kawal Gratispol dan Jospol untuk Turunkan Stunting Kaltim

    Agustus 11, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.