Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pantau Pembangunan di Lima RT, Kelurahan Air Hitam Tekankan Kualitas Sarpras Probebaya

    Oktober 30, 2026

    Pemkot Batasi Belanja APBD 2027, Samarinda Prioritaskan Kebutuhan Wajib

    Oktober 30, 2026

    Samarinda Klaim Terdampak Rp209 Miliar, Andi Harun Minta Kebijakan Pajak Provinsi Ditinjau

    Oktober 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Pemkab Kukar Perpanjang Tren Positif Pengendalian Inflasi
    Diskominfo Kukar

    Pemkab Kukar Perpanjang Tren Positif Pengendalian Inflasi

    VinsensiusBy VinsensiusMaret 25, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar –  Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada masa kepemimpinan Bupati Kukar Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendy Solihin berhasil memperpanjang tren positif pengendalian inflasi. Pasalnya, melalui gelontoran dana insentif yang diberikan pemerintah pusat mampu dikonversi secara baik ke dalam Program Tanam Cabai sehingga berujung pada terciptanya kestabilan harga menjelang hari raya Idulfitri 1446 H.

    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Sungguno

    Bupati Kukar Edi Damansyah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sungguno menerangkan selama dua tahun berturut-turut Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mendapatkan dana insentif dari Pemerintah Republik Indonesia. Dana tersebut diperoleh lantaran Pemerintah Kabupaten Kukar mampu mengendalikan Inflasi.

    Selepas menerima bantuan tersebut, Pemkab Kukar berupaya memetakan kebutuhan bahan pokok yang harganya berpotensi meroket menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN).

    “Penyebab yang paling sering terjadi itu harga cabai yang jarang dikendalikan,” kata Sunggono saat menyampaikan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah pada kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara pada Bulan Ramadan dan Idulfitri di Aula Kantor Bappeda Kukar, Selasa 25 Maret 2025.

    Bertolak dari fenomena yang terjadi itu memantik Bupati Kukar Edi Damansyah memberikan arahan kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar membuat Program Tanam Cabai. Program tersebut menyasar 40 Kelompok Wanita Tani (KWT) Kukar.

    Berdasarkan informasi terakhir yang diperoleh, program tersebut berbuntut manis. Sebab, harga cabai per kilogram di Kutai Kartanegara hanya sebesar Rp35 ribu.

    “Dan, harga itu tertolong karena adanya produksi lokal. Alhamdulillah cabai kita harganya bisa lebih stabil karena petani kita memproduksi dan harganya mampu bersaing dengan harga cabai yang berasal dari luar Kukar,” bebernya.

    Selain itu, sambungnya, cabai yang ditanam KWT memiliki kualitas yang bagus.

    Meski begitu, kata dia, berdasarkan informasi yang dihimpun dari pedagang, saat ini para petani cabai menghadapi kendala dari segi keberlanjutan (sustainable).

    “Tidak ada yang bisa memberikan kepastian kepada penjual bahwa produksi itu bisa dipertahankan. Nah, ini tugas Kadis Pertanian,” katanya.

    Sunggono menambahkan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara pada Bulan Ramadan dan Idulfitri 1446 H bertujuan untuk memastikan pengendalian inflasi berjalan secara lebih efektif di tingkat daerah. Rujukan yang memadai untuk membumikan gagasan tersebut dengan cara menerapkan strategi 4 K.

    Pertama, kata dia, keterjangkauan harga. Kedua, ketersediaan pasokan. Ketiga, kelancaran distribusi. Keempat, komunikasi yang efektif.

    “Alhamdulillah kita sudah melaksanakan semuanya,” pungkasnya. (Adv)

    Inflasi Pemkab Kukar Pengendalian Inflasi Sekda Sunggono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    Juli 26, 2026

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    Juli 14, 2026

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    Juli 5, 2026

    Inflasi Kaltim Naik Jadi 3,20 Persen di Juni 2026, Samarinda Tertinggi

    Juli 2, 2026

    Heni Purwaningsih Pastikan: Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Inflasi dan Harga Barang di Kaltim

    Juni 29, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Pengendalian Inflasi untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2027

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pantau Pembangunan di Lima RT, Kelurahan Air Hitam Tekankan Kualitas Sarpras Probebaya

    SintaOktober 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kualitas infrastruktur lingkungan menjadi salah satu penunjang kenyamanan warga dalam menjalani aktivitas…

    Pemkot Batasi Belanja APBD 2027, Samarinda Prioritaskan Kebutuhan Wajib

    Oktober 30, 2026

    Samarinda Klaim Terdampak Rp209 Miliar, Andi Harun Minta Kebijakan Pajak Provinsi Ditinjau

    Oktober 30, 2026

    Samarinda Rem Belanja Birokrasi, Anggaran Baju Dinas Wali Kota hingga Konsumsi Rapat Dihentikan

    Oktober 30, 2026

    Empat Bulan Listrik Samarinda Padam Bergilir, PLN Belum Bisa Jelaskan Penyebabnya

    Oktober 29, 2026
    1 2 3 … 3,415 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.