Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Pemilih Per TPS Naik Hingga 600, KPU Samarinda Optimis Tingkat Partisipasi Minimal 78%
    Politik

    Pemilih Per TPS Naik Hingga 600, KPU Samarinda Optimis Tingkat Partisipasi Minimal 78%

    Adit MustafaBy Adit MustafaJuni 5, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Divisi Sosialisasi Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Samarinda Yustiani.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Samarinda 2024 kian dekat. Pembahasan mengenai maksimal jumlah pemilih dalam satu tempat pemungutan suara (TPS) menjadi sorotan.

    Dalam perbedaan jumlah maksimal pemilih antara pemilu dan pilkada, KPU Samarinda mengharapkan hal ini tidak akan mengurangi partisipasi masyarakat.

    “Pada pemilu, maksimal jumlah pemilih adalah 300 per TPS, sedangkan pada pilkada bisa mencapai 600. Oleh karena itu, beberapa TPS digabung agar memenuhi kuota,” jelas Divisi Sosialisasi Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Samarinda Yustiyani saat diwawancarai awak pers pada Rabu (5/6/2024).

    Menurut Yustiyani, meskipun penggabungan TPS dilakukan untuk memenuhi kuota maksimal, prioritas tetap diberikan pada daerah-daerah terdekat agar tidak memengaruhi tingkat partisipasi masyarakat.

    “Penggabungan TPS dilakukan dengan maksimal dan diprioritaskan untuk daerah-daerah terdekat. Diharapkan ini tidak mengurangi partisipasi masyarakat,” tambahnya.

    Selain penggabungan TPS, perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas dengan aturan-aturan khusus agar proses pemilihan mereka tetap lancar dan nyaman.

    “Kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas akan diberikan aturan khusus untuk memastikan kenyamanan mereka,” tutur Yustiyani.

    Partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 di Samarinda sangat penting, dengan target minimal partisipasi sebesar 78 persen, sama seperti pemilu sebelumnya.

    Upaya untuk meningkatkan partisipasi dilakukan melalui pertemuan tatap muka maupun media sosial guna memperluas jangkauan sosialisasi kepada masyarakat.

    “Dari tahun 2015 yang hanya 47 persen, partisipasi meningkat menjadi 54 persen pada tahun 2020. Harapannya, pada Pilkada 2024 ini partisipasi minimal sama dengan pemilu sebelumnya, yaitu 78 persen,” harapnya.

    KPU Samarinda Pilkada 2024 TPS Yustiyani
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    Ratu ArifanzaApril 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mematangkan sistem digital untuk mendukung kebijakan Work…

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026

    Ganti Kalapas, Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Samarinda Jadi Sorotan

    April 18, 2026
    1 2 3 … 3,061 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.