Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konflik Lahan dengan Warga, PT Budiduta Agro Makmur Klaim Penyelesaian Terus Berjalan

    April 27, 2026

    Polemik Izin Gereja di Samarinda, Wawali Saefuddin Minta Cek Ulang Proses Administrasi

    April 27, 2026

    RDP Ungkap Dugaan Kejanggalan HGU PT BDA, Kuasa Hukum Minta Lahan Dikembalikan ke Warga

    April 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Pembatasan Kendaraan Berat di Jembatan Mahulu Dinilai Beratkan Sopir Truk
    Samarinda

    Pembatasan Kendaraan Berat di Jembatan Mahulu Dinilai Beratkan Sopir Truk

    RidhoBy RidhoJanuari 27, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Salah satu supir truk muatan, Nasrum
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Perencana pembatasan lalu lintas kendaraan diatas roda 4 di Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) memunculkan kekhawatiran di kalangan sopir truk yang akses jalan tersebut menjadi mata pencarian mereka.

    Melalui pantauan di lokasi Jembatan Mahulu pada Selasa malam, 27 Januari 2026, lalu lintas kendaraan roda enam keatas masih terlihat melintas di jembatan tersebut, diketahui pemasangan portal pembatas yang dijadwalkan pukul 17.00 sore belum terlaksana hingga sekarang.

    Salah satu sopir yang berada di lokasi Nasrum (56), sopir truk yang sudah puluhan tahun melintasi Jembatan Mahulu sejak pertama kali dioperasikan.

    Ia merasa keberatan terkait rencana alternatif jalur yang akan dialihkan ke Tenggarong.

    “Kalau dari kami sopir ya merasa keberatan. Karna mutarnya menuju lokasi pengantaran terlalu jauh. Kalau harus dialihkan kita balik lagi mutar ke sana,” ujar Nasrum.

    Menurutnya, hingga saat ini Jembatan Mahulu menjadi satu-satunya jalur yang masih bisa dilewati truk roda enam, mengingat Jembatan Mahakam I dan jalur lain telah lebih dulu dibatasi untuk kendaraan beroda lebih dengan terhalang oleh portal.

    “Kalau Mahulu ditutup juga, otomatis kendaraan berat roda enam tidak bisa lewat sama sekali. Kami bingung mau lewat mana,” tegasnya.

    Nasrum menyebutkan, opsi pengalihan melalui jalur Tenggarong dinilai tidak ideal bagi kendaraan berat. Selain jarak yang lebih jauh, kondisi jalan dinilai cukup berisiko.

    “Kondisi jalannya tanjakan, turunan, sempit. Muatan kami kadang 25 ton bahkan lebih. Dari kami sopir juga ada kekhawatiran,” jelasnya.

    Ia membandingkan waktu tempuh normal dari pelabuhan ke pergudangan yang biasanya memakan waktu 1,5 hingga 2 jam jika melalui Mahulu. Jika harus memutar melalui Tenggarong, waktu tempuh disebut bisa jauh lebih lama, dengan konsekuensi meningkatnya biaya operasional.

    “Kalau mutar, jelas lebih lama. Biaya solar nambah, waktu nambah. Sementara kami ini sopir borongan, kalau tidak jalan ya tidak dapat uang,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Nasrum berharap ada solusi yang lebih fleksibel bagi sopir truk, seperti skema buka-tutup atau pengaturan jam tertentu, agar kendaraan berat masih bisa melintas tanpa harus memutar terlalu jauh.

    “Harapan kami ya tetap lewat sini. Kalau pun dibatasi, mungkin bisa buka-tutup atau diatur jamnya. Dulu pernah dialihkan ke Mahakam I, tapi sekarang belum tahu seperti apa,” pungkasnya.

     

    Jembatan Mahulu Pembatasan Lalu Lintas Sopir Truk
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Konflik Lahan dengan Warga, PT Budiduta Agro Makmur Klaim Penyelesaian Terus Berjalan

    April 27, 2026

    Polemik Izin Gereja di Samarinda, Wawali Saefuddin Minta Cek Ulang Proses Administrasi

    April 27, 2026

    Tongkat Estafet MSI Group Dilanjutkan, Keluarga Pastikan Empat Media Tetap Berjalan

    April 27, 2026

    Tabrakan Beruntun di Samarinda Telan Korban Jiwa, Polisi Periksa Pelaku dan Saksi

    April 27, 2026

    Presiden Borneo FC Nabil Husein Tegaskan Ambisi Juara Musim Ini

    April 27, 2026

    Didatangi Komisi III DPR RI, Polresta Samarinda Pamerkan Inovasi Pelayanan Masyarakat

    April 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Konflik Lahan dengan Warga, PT Budiduta Agro Makmur Klaim Penyelesaian Terus Berjalan

    Andika SaputraApril 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pihak manajemen PT Budiduta Agro Makmur menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan konflik lahan…

    Polemik Izin Gereja di Samarinda, Wawali Saefuddin Minta Cek Ulang Proses Administrasi

    April 27, 2026

    RDP Ungkap Dugaan Kejanggalan HGU PT BDA, Kuasa Hukum Minta Lahan Dikembalikan ke Warga

    April 27, 2026

    Tongkat Estafet MSI Group Dilanjutkan, Keluarga Pastikan Empat Media Tetap Berjalan

    April 27, 2026

    Tabrakan Beruntun di Samarinda Telan Korban Jiwa, Polisi Periksa Pelaku dan Saksi

    April 27, 2026
    1 2 3 … 3,077 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.