Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Pariwisata»Pelaku UMKM Souvenir Kaltim Harapkan Dukungan Event dan Wisata Kembali Digencarkan
    Pariwisata

    Pelaku UMKM Souvenir Kaltim Harapkan Dukungan Event dan Wisata Kembali Digencarkan

    RidhoBy RidhoJanuari 15, 2026Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Salah satu pedagang yang berjualan di Komplek Citra Niaga, Wahyudi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Wahyudi yang bergerak di bidang penjualan souvenir khas Kalimantan Timur (Kaltim) masih menghadapi tantangan dalam mempertahankan eksistensi usaha.

    Salah satu pedagang oleh-oleh yang akrab disapa Yudi, telah berjualan sejak puluhan tahun di kawasan Citra Niaga Samarinda. Beragam produk khas daerah dijajakan, mulai dari kaos, gelang manik, tas berbahan rotan dan manik-manik. Hingga beberapa kerajinan tradisional seperti mandau, patung, dan miniatur khas Kalimantan. Produk-produk tersebut umumnya menjadi incaran wisatawan dari luar daerah maupun mancanegara.

    “Kalau orang luar biasanya yang dicari itu kaos, tas manik, mandau, patung, sama miniatur yang unik-unik lah mereka beli,” ujarnya Kamis, 15 Januari 2026.

    Kata dia, bahan baku yang mereka gunakan seperti manik-manik dan kain sejauh ini tidak mengalami kendala berarti. Produk yang dijual pun berasal dari berbagai sumber, baik buatan pengrajin lokal maupun dari luar daerah.

    “Ada yang dari sini, ada juga yang dari luar,” katanya.

    Kemudian terkait metode pemasaran yang ia terapkan tersebut sempat mencoba berjualan secara daring, namun saat ini kembali fokus pada penjualan secara langsung.

    “Online pernah tapi sekarang sudah tidak lagi karena kurang. Sekarang offline saja berjualannya,” ujarnya.

    Lebih dalam ia menyebutkan usaha souvenir ini diketahui telah berdiri sejak tahun 1987 dan menjadi bagian dari wajah oleh-oleh khas Kaltim. Namun, seiring berkurangnya kegiatan yang di adakan seperti promosi dan event daerah, minat pengunjung pun mengalami fase penurunan.

    “Saya berharap ke depan semoga seperti tahun-tahun kemarin banyak event lagi, bar orang-orang tahu bahwa ada pusat oleh-oleh di sini,” ujarnya.

    Menurutnya, dahulu banyak kegiatan yang digelar oleh pemerintah dan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan.

    “Dulu banyak event dari pemerintah. Terakhir ikut itu MTQ, itu ramai sekali. Dari acara tersebut orang-orang mulai diarahkan ke Citra untuk pusat berbelanja oleh oleh,” jelasnya.

    Sebelum menutup ia menjelaskan, meski kawasan Citra Niaga kini semakin ramai dengan kehadiran kafe dan usaha lain, hal tersebut belum memberikan dampak yang signifikan bagi UMKM souvenir.

    “Kafe-kafe memang ramai tapi ke souvenir belum terasa, bahkan sekarang banyak tempat yang beralih jadi kafe, souvenir jadi makin sedikit,” jelasnya.

    Oleh karena itu, ia berharap pemerintah kembali menggiatkan event dan promosi pariwisata agar produk khas daerah kita tidak semakin terpinggirkan dan tetap menjadi identitas Benua Etam.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Pantai Pemedas Diserbu Wisatawan, Warga Sanga-Sanga Manfaatkan Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Pantai Pemedas Samboja Dipadati Pengunjung, Wisatawan Nikmati Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Harga Tiket Tetap, Theme Park Samarinda Terapkan Tarif Weekend Selama Libur Lebaran

    Maret 24, 2026

    Wisatawan dari Berau Pilih Samarinda Theme Park untuk Libur Lebaran

    Maret 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    Andika SaputraApril 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya peningkatan mutu pendidikan terus didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, salah satunya…

    Potensi Cuan Besar dari Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Minta Jangan Asal Terapkan

    April 16, 2026

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    April 16, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,059 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.