Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Pekerjaan OPD Tak Maksimal Akibat Terbatas Anggaran, Akmal Malik: Saya Tidak Setuju
    Diskominfo Kaltim

    Pekerjaan OPD Tak Maksimal Akibat Terbatas Anggaran, Akmal Malik: Saya Tidak Setuju

    LarasBy LarasMei 30, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pejabat (Pj) Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik mengungkapkan bahwa dirinya tidak setuju atas pernyataan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengaku adanya kekurangan anggaran yang menjadi sebab kurang maksimalnya hasil yang diterima masyarakat.

    Teks: Coffee Morning Bersama Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik

    Ia mencontohkan OPD tersebut yakni Dinas Pariwisata (Dispar) dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim. Di mana kedua OPD tersebut hadir dalam acara Coffee Morning Bersama Pejabat (Pj) Gubernur Provinsi Kaltim Akmal Malik di Ruang VIP Kompleks Kantor Gubernur Provinsi Kaltim, Rabu (29/5/2024).

    Keduanya selaras, di mana adanya anggaran yang terbatas untuk melakukan berbagai upaya. Misalnya, Dispar memerlukan anggaran ekstra untuk memajukan pariwisata dan Dinas ESDM menyebut hal serupa untuk menelusuri lebih dalam tambang-tambang ilegal.

    Mendapati hal itu, Akmal Malik tidak setuju. Bahkan dirinya sampai membandingkan antara pekerjaan wartawan yang memiliki anggaran terbatas, tetapi tetap berhasil melakukan ekspedisi dan menelusuri berbagai kondisi di lapangan tanpa keluhan.

    “Saya tidak setuju soal anggaran terbatas. Wartawan yang anggaran lebih terbatas, kenapa wartawan bisa? Bisa sampai ke lokasi pariwisata ini yang jauh-jauh, sampai menelusuri laporan masyarakat tentang ini, bisa kok,” katanya.

    Ia mempertanyakan kinerja para OPD yang jelas-jelas mendapat bayaran dari negara, tapi tak maksimal dalam pelayanan bagi masyarakat. Walau mengetahui bahwa tugas masing-masing OPD berat, ia berharap tidak ada kata keterbatasan untuk sebuah tanggung jawab dan amanah.

    Akmal Malik menekankan pentingnya sebuah komitmen di atas kekurangan yang ada. Sebab memfokuskan diri terhadap kekurangan hanya akan menimbulkan kekurangan-kekurangan lainnya yang dapat menutupi komitmen itu sendiri.

    “Kenapa pemda yang digaji negara, tidak bisa? Sebenarnya ini soal komitmen pemerintah saja. Kalau mau memaksimalkan kekurangan anggaran yang disebutkan tadi pasti bisa,” tegasnya.

    Ia meminta agar seluruh pihak, termasuk OPD untuk menurunkan ego masing-masing. Pekerjaan yang saat ini mereka emban adalah hasil kepercayaan masyarakat yang harus dijaga dan dilakukan sepenuh hati sebagaimana kesanggupan para OPD menduduki kursi jabatannya.

    “Memang perlu kolaborasi, masing-masing egonya kuat, diturunkan sedikit. Tidak perlu yang besar-besar (menjalankan program), yang kecil-kecil saja dulu,” pungkasnya.

    Akmal Malik Dispar ESDM OPD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Seribu Rumah Seribu Harapan, Kaltim Gaspol Perbaiki Hunian Warga di 2026

    Mei 7, 2026

    Dinamika di Balik Rp288,5 Miliar, Gratispol Fokuskan Tepat Sasaran

    Mei 6, 2026

    Dari Samarinda untuk Indonesia, PKN II Angkatan X Targetkan Lahirkan Pemimpin Transformasional

    Mei 6, 2026

    Bukan Rp25 M untuk Satu Rumah, Ini Fakta di Balik Anggaran Rujab Kaltim yang Viral

    Mei 5, 2026

    Dari Kursi Pijat hingga Laundry, Pemprov Kaltim Buka Data Anggaran: Ini Penjelasan Lengkapnya

    Mei 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Ratu ArifanzaMei 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana renovasi Pasar Segiri masih belum menjadi prioritas dalam waktu dekat. Anggota…

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026

    Fokus Bisnis Dipertanyakan, DPRD Samarinda Desak Varia Niaga Tingkatkan Kontribusi PAD

    Mei 8, 2026
    1 2 3 … 3,090 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.