Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Pagi, Siang atau Malam Waktu Terbaik untuk Menyeruput Kopi?
    Lifestyle

    Pagi, Siang atau Malam Waktu Terbaik untuk Menyeruput Kopi?

    Adit MustafaBy Adit MustafaJanuari 4, 2025Updated:Januari 4, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi secangkir kopi (.ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Bagi banyak orang, pagi hari tak lengkap tanpa secangkir kopi. Aroma khas dan rasa pahitnya menjadi penyemangat awal hari. Namun, para ahli menyarankan agar kebiasaan ini dipertimbangkan ulang.

    Ternyata, minum kopi di pagi hari—tepat setelah bangun tidur—bukanlah waktu terbaik untuk menikmati stimulan ini.

    Tubuh manusia memiliki jam biologis yang disebut irama sirkadian. Setelah bangun tidur, tubuh secara alami memproduksi hormon kortisol dalam jumlah tinggi untuk membantu meningkatkan kewaspadaan. Kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres, mencapai puncaknya pada pukul 07.00-08.00 pagi.

    Ketika Anda minum kopi pada waktu ini, kafein dalam kopi akan merangsang pelepasan kortisol tambahan. Menurut ahli diet tersertifikasi Anthony DiMarino, kombinasi ini dapat memicu “banjir” kortisol yang pada sebagian orang justru meningkatkan risiko kecemasan, kegelisahan, dan mudah tersinggung.

    ”Setiap orang memiliki respons tubuh dan sensitivitas yang berbeda terhadap kafein,” ungkap Anthony DiMarino seperti dikutip dari website Cleveland Clinic, salah satu lembaga kedokteran terkemuka di Amerika Serikat.

    Para ahli menyarankan untuk menunda minum kopi hingga menjelang siang, yaitu antara pukul 09.30 hingga 11.30. Pada waktu ini, kadar kortisol alami tubuh mulai menurun, sehingga efek stimulan kafein tidak akan terlalu mengganggu keseimbangan hormon.

    Alternatif lainnya adalah minum kopi setelah makan siang, terutama bagi Anda yang mulai merasa lelah di siang hari. Secangkir kopi pada pukul 14.00 dapat membantu mengatasi kantuk dan menjaga produktivitas hingga sore.

    Minum kopi di malam hari sering dihindari karena dapat mengganggu pola tidur. Waktu paruh kafein, yaitu durasi untuk mengurangi setengah kandungan kafein dalam tubuh, berkisar antara 2-10 jam, tergantung metabolisme individu. Akibatnya, kafein yang diminum malam hari dapat membuat seseorang tetap terjaga.

    Namun, beberapa orang dengan genetik tertentu, seperti gen CYP1A2, mampu memetabolisme kafein lebih cepat sehingga konsumsi kopi di malam hari tidak memengaruhi tidur mereka. Meski begitu, para ahli tetap menyarankan untuk menghindari kafein minimal enam jam sebelum tidur.

    Waktu terbaik minum kopi sebenarnya bergantung pada kondisi tubuh masing-masing. Jika ingin memaksimalkan manfaat kopi tanpa merusak keseimbangan hormon atau kualitas tidur, cobalah menunda waktu minum hingga menjelang siang atau setelah makan siang.

    Namun, apapun waktu pilihan setiap individu, batasan konsumsi harian tetap menjadi kunci. Jangan sampai kebiasaan menikmati kopi justru berdampak buruk pada kesehatan.

    Kafein Kesehatan Minum Kopi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Tantangan Jurnalisme di Era Digital, Berita Faktual Dituntut Lebih Menarik

    September 13, 2026

    Tak Selalu Dingin, Kopi Panas Tetap Punya Penikmatnya

    September 13, 2026

    Little Treat, Kebiasaan Anak Muda Menghadiahi Diri dengan Hal Kecil

    September 12, 2026

    Ubah Gaya Hidup Sebelum Terlambat, Esensi Pencegahan Kerusakan Tulang Belakang

    September 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kemarau membuat air bersih menjadi persoalan di sejumlah wilayah. Ketika sumur warga…

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.