Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pembahasan Hak Angket terhadap Gubernur Kaltim Kembali Dijadwalkan 13 Juli

    Juni 30, 2026

    DPRD Tunda Hearing Perumda Varia Niaga, Iswandi Petakan Temuan ke Zona Merah, Kuning, dan Hijau

    Juni 30, 2026

    Andi Harun Bantah Isu Jauh dari Gerindra: Saya Tidak Pernah Diundang

    Juni 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Organisasi Muslim Bontang Bergerak, Minta Ganti Menteri Agama
    Daerah

    Organisasi Muslim Bontang Bergerak, Minta Ganti Menteri Agama

    SeliBy SeliMaret 4, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Iren – Editor: Redaksi

    Insetkaltim, Bontang – Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam organisasi Muslim Bontang Bergerak menggelar aksi demo di depan Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jalan Awang-Long, Kota Bontang, pada Jumat (4/3/2022).

    Dalam aksi tersebut, mereka mengecam pernyataan Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas yang menyamakan suara azan dengan suara gonggongan anjing. Menurut mereka jika agama dibandingkan dengan binatang merupakan penistaan.

    “Maka dari itu kami minta Menteri Agama diganti. Bukan baru kali ini ucapannya mengundang kontroversi tapi sudah terlalu sering,” kata Muhammad Febri salah satu peserta aksi demo.

    Muhammad Febri sebagai perwakilan dalam audiensinya juga mengkritisi surat edaran yang mengatur tentang volume pengeras suara di musala dan masjid.

    “Kami sebagai umat muslim selalu bertoleransi dengan agama lain begitu juga sebaliknya, kenapa sekarang baru diatur. Ada apa ini sebetulnya,” ujarnya.

    Karena itu mereka meminta Pemerintah Kota Bontang harus merespon surat edaran tersebut dengan membuat aturan turunan yang disesuaikan dengan kearifan lokal.

    “Termasuk memperhatikan kenaikan bahan pangan dasar menjelang bulan suci Ramadan,” kata Muhammad Febri.

    Para pendemo diterima oleh Asisten I Kota Bontang Dasuki bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bontang M. Izzat Solihin turun.

    Dasuki mengatakan, telah mendengar aspirasi para pendemo. Dirinya pun menjelaskan jika pergantian jabatan Kementerian Agama itu merupakan hak Presiden.

    “Namun beliau (Pak Menag) tidak bermaksud hingga menistakan agama,” jawab Dasuki.

    Menurutnya, pernyataan Menteri Agama hanya menyamakan suatu kondisi lingkungan yang membuat seseorang tidak nyaman.

    Sementara itu, Izzat Solihin juga mengatakan bahwa pihaknya sudah membaca seluruh isi surat Menteri Agama (Menag) Nomor SE 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.

    Menurutnya, tidak ada aturan yang menyalahi syariat Islam yang tentunya tidak perlu dipersoalkan.

    “Aturan itu untuk kenyamanan semua orang. Bagi yang muslim tentu tidak dipersoalkan. Tetapi kita juga harus menjaga kenyamanan agama lain,” tuturnya.

    Adapun aksi tersebut dijaga ketat oleh personel TNI-Polri berkolaborasi dengan personel Satpol PP dan Dishub yang membuat situasi tetap kondusif hingga akhir.

    Asisten I Kota Bontang Dasuki Kemenag Kota Bontang Organisasi Muslim Bontang Bergerak Pemkot Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Kabar Gembira, Ribuan Rumah di Bontang Dapat Sambungan Listrik Gratis 900 Watt

    Mei 29, 2026

    Pria di TTS Mengamuk Tikam Ibu dan Anak Hingga Tewas

    Februari 23, 2025

    ODGJ Tidur di Jalan Terlindas Motor di NTT

    Februari 23, 2025

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    JMSI Go To School Dapat Dukungan Disdikbud

    Januari 25, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pembahasan Hak Angket terhadap Gubernur Kaltim Kembali Dijadwalkan 13 Juli

    R’syaJuni 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Yenni Eviliana mengatakan pembahasan usulan…

    DPRD Tunda Hearing Perumda Varia Niaga, Iswandi Petakan Temuan ke Zona Merah, Kuning, dan Hijau

    Juni 30, 2026

    Andi Harun Bantah Isu Jauh dari Gerindra: Saya Tidak Pernah Diundang

    Juni 30, 2026

    PT PSB Persilakan Sengketa Ketenagakerjaan hingga Dugaan Pelanggaran Diuji di Pengadilan

    Juni 30, 2026

    79 Warga Kehilangan Tempat Tinggal, DPRD Minta Evaluasi Kawasan Padat Penduduk

    Juni 30, 2026
    1 2 3 … 3,181 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.