Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    July 27, 2026

    Pemprov Kaltim Pasang CCTV, Untuk Pantau Pencurian MCB dan Kabel di Jembatan Mahulu

    July 27, 2026

    Disdukcapil Kaltim Ingatkan Maraknya Modus Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

    July 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Nilai TKA Tinggi, DPRD Minta Disdik Petakan Sekolah yang Masih Tertinggal
    DPRD Samarinda

    Nilai TKA Tinggi, DPRD Minta Disdik Petakan Sekolah yang Masih Tertinggal

    SittiBy SittiJune 10, 2026Updated:July 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Capaian nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa Samarinda yang berhasil melampaui rata-rata nasional mendapat apresiasi dari DPRD Kota Samarinda. Namun, prestasi tersebut dinilai tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan berbagai persoalan pendidikan yang masih terjadi di lapangan.

    Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti menilai, hasil TKA seharusnya menjadi pintu masuk bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk melakukan pemetaan yang lebih rinci terhadap kualitas pendidikan di setiap wilayah dan satuan pendidikan.

    Data rata-rata nilai yang diumumkan saat ini belum cukup menggambarkan kondisi pendidikan secara menyeluruh. DPRD membutuhkan informasi yang lebih detail mengenai sekolah mana yang memiliki capaian tinggi dan sekolah mana yang masih membutuhkan perhatian khusus.

    “Kalau hanya rata-rata, kita tidak tahu sekolah mana yang unggul dan sekolah mana yang masih tertinggal. Justru data itu penting untuk memetakan kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Sri Puji saat di temui di DPRD Samarinda, Rabu, 10 Juni 2026.

    Ia mengaku bersyukur atas capaian siswa Samarinda yang mampu berada di atas rata-rata nasional, di sisi lain masih banyak persoalan pendidikan yang harus diselesaikan pemerintah kota.

    Politisi Demokrat itu menyoroti masih adanya ketimpangan fasilitas pendidikan, kerusakan ruang kelas, hingga persoalan akses menuju sekolah yang dinilai dapat memengaruhi kualitas pembelajaran.

    “Bersyukur tentu saja karena nilainya bagus. Tetapi jangan sampai karena hasilnya baik lalu kita merasa semua persoalan pendidikan sudah selesai. Masih banyak yang harus dibenahi,” katanya.

    DPRD selama ini menerima laporan mengenai kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang belum merata. Berdasarkan catatan yang diterimanya, masih terdapat sekitar seribu ruang kelas di Samarinda yang mengalami kerusakan ringan hingga berat.

    Selain itu, sejumlah sekolah dasar di wilayah pinggiran kota masih menghadapi persoalan bangunan yang bocor, terendam banjir, hingga akses jalan yang kurang memadai.

    “Kita masih menemukan sekolah yang atapnya rusak, plafonnya roboh, bahkan ada yang terdampak banjir. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.

    Peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan capaian akademik siswa. Pemerintah juga harus memastikan pemerataan kualitas guru, fasilitas belajar, serta akses pendidikan yang layak bagi seluruh peserta didik.

    Pemetaan hasil TKA dapat menjadi instrumen penting untuk mengetahui wilayah mana yang membutuhkan intervensi lebih besar, baik dari sisi tenaga pendidik maupun sarana pendukung.

    “Kalau ada daerah yang nilainya masih rendah, kita bisa cari penyebabnya. Apakah gurunya kurang, fasilitasnya belum memadai, atau akses ke sekolah yang masih sulit. Dari situ baru bisa dicarikan solusinya,” jelasnya.

    Sri Puji juga menyinggung fenomena masih tingginya minat masyarakat terhadap sejumlah sekolah yang dianggap favorit, kondisi tersebut menunjukkan persepsi kualitas pendidikan antarsekolah masih belum merata di mata masyarakat.

    Bahkan, beberapa sekolah negeri di wilayah tertentu masih kekurangan peminat saat proses penerimaan murid baru berlangsung.

    “Orang tua masih berlomba memasukkan anak ke sekolah tertentu karena dianggap lebih baik. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah agar kualitas pendidikan benar-benar merata,” katanya.

    Di sisi lain, ia meminta Disdikbud tidak hanya fokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga memperhatikan kualitas sumber daya manusia, mulai dari guru hingga kepala sekolah.

    Kberhasilan pendidikan merupakan hasil dari kombinasi berbagai faktor, mulai dari kompetensi tenaga pendidik, fasilitas yang memadai, hingga lingkungan belajar yang nyaman.

    “Target kita bukan hanya sekolah yang aman, tetapi sekolah yang nyaman untuk anak-anak belajar. Itu yang harus diwujudkan secara merata di seluruh Samarinda,” tegasnya.

     


    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    July 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    July 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    July 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Efisiensi Anggaran Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi Samarinda Melambat ke 6,22 Persen

    Nur AjijahJuly 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mencatat laju pertumbuhan ekonomi 2025, berada di…

    Pemprov Kaltim Pasang CCTV, Untuk Pantau Pencurian MCB dan Kabel di Jembatan Mahulu

    July 27, 2026

    Disdukcapil Kaltim Ingatkan Maraknya Modus Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

    July 27, 2026

    Dua Wakil Indonesia Siap Bersaing di Srikandi Merdeka Cup 2026

    July 27, 2026

    BPBD Kaltim Gandeng Dunia Usaha Percepat Pemulihan Pascabencana

    July 27, 2026
    1 2 3 … 3,242 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.