Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Agustus 25, 2026

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Neni Moerniaeni Janjikan 1.000 Pasukan Kuning dan Motor Sampah di Tiap RT Bontang
    Politik

    Neni Moerniaeni Janjikan 1.000 Pasukan Kuning dan Motor Sampah di Tiap RT Bontang

    AminahBy AminahOktober 27, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Bontang – Calon Wali Kota Bontang nomor urut 4 Neni Moerniaeni menjanjikan perubahan dalam kebersihan kota dengan menggagas program 1.000 pasukan kuning dan menyediakan motor sampah di setiap RT.

    Hal ini ia sampaikan saat berkampanye di Berbas Tengah pada Sabtu malam (26/10/2024). Neni mendengarkan aspirasi masyarakat yang mempertanyakan kebijakan baru tentang penggabungan tagihan sampah dengan PDAM, yang dinilai memberatkan dan kurang sosialisasi.

    Warga Berbas Tengah merasa tidak mendapat informasi terkait kebijakan ini, yang menambahkan biaya sampah sebesar Rp7.500 pada tagihan PDAM bulanan mereka.

    Keluhan ini mencuat dari warga yang merasa selama ini sudah membayar iuran kebersihan di tingkat RT. Salah satu warga menyampaikan bahwa selama bertahun-tahun, biaya sampah tidak pernah dibebankan melalui PDAM dan kebijakan baru ini mengagetkan warga.

    “Di tingkat RT sudah bayar, sekarang ditambah lagi lewat PDAM tanpa ada sosialisasi sebelumnya,” ungkapnya salah satu warga.

    Menjawab keresahan masyarakat, Neni Moerniaeni memaparkan solusi inovatifnya dengan mencanangkan program motor sampah di setiap RT di Bontang jika terpilih.

    “Saya punya program motor sampah di masing-masing RT, totalnya 500 RT akan diberikan motor sampah, dan setiap RT akan dipekerjakan dua orang sebagai petugas kebersihan, bisa laki-laki maupun perempuan,” ujar Neni.

    Para petugas kebersihan ini akan dijadikan pegawai harian lepas dengan sistem yang mirip seperti pasukan kuning. “Total akan ada 1.000 orang pasukan kuning di seluruh Bontang, sehingga lingkungan kita lebih bersih dan terjaga,” katanya.

    Lebih lanjut, paslon dengan tagline berbenah itu juga akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut, agar lebih mempertimbangkan kesejahteraan warga. Jika kebijakan tagihan sampah melalui PDAM akan diterapkan lagi, Neni berjanji akan memastikan adanya sosialisasi yang transparan terlebih dahulu.

    “Untuk iuran sampah yang dimasukkan di PDAM, kita akan evaluasi. Kalau nantinya ada lagi, kita akan sosialisasikan dulu. Bagi yang punya uang mungkin tidak masalah, tetapi bagi yang kesulitan tentu berat,” katanya.

    Selain inisiatif motor sampah, Neni mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

    “Masyarakat juga harus ikut serta menjaga kebersihan lingkungan, jangan buang sampah sembarangan,” pungkasnya.

    Neni Moerniaeni PDAM Pilkada 2024 Pilkada Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Ratu ArifanzaAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 15 UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membukukan…

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.