Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Nelayan Kutim Sulit Dapatkan BBM, Ismail Desak Buka SPBU Khusus
    DPRD Kaltim

    Nelayan Kutim Sulit Dapatkan BBM, Ismail Desak Buka SPBU Khusus

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 20, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Ismail
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Ismail menyatakan keprihatinannya terhadap kesulitan nelayan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) untuk kegiatan melaut.

    Ia memandang keberadaan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) khusus bagi nelayan di daerah tersebut sangat penting. Ismail mendesak Pemerintah Provinsi Kaltim untuk memperhatikan permasalahan ini guna menjamin kelancaran aktivitas nelayan di Kutim.

    “Kita prihatin atas masalah dan nasib yang dihadapi oleh nelayan Kutim karena bukan saja persoalan kemiskinan, nelayan juga kerap menghadapi berbagai masalah seperti sulitnya mendapatkan BBM khusus,” ujarnya beberapa waktu lalu.

    Ismail menyoroti bahwa mayoritas penduduk Kutim bergantung pada pekerjaan sebagai nelayan, memanfaatkan sumber daya sungai yang luas. Namun, mereka kesulitan mendapatkan pasokan BBM dari SPBU khusus nelayan yang saat ini belum tersedia.

    Selain itu, aktivitas nelayan juga terhambat oleh keberlangsungan perusahaan pertambangan batu bara dan semen di Kecamatan Kaliorang. Beberapa titik penangkapan ikan yang sebelumnya digunakan oleh nelayan kini tidak dapat dimanfaatkan.

    Ismail menekankan pentingnya dukungan dari perusahaan-perusahaan terkait agar mereka mengeluarkan corporate social responsibility (CSR) untuk membantu nelayan yang terdampak.

    “Perusahaan-perusahaan yang bersangkutan perlu diingatkan agar mengeluarkan CSR-nya untuk membantu nelayan yang terdampak, karena nelayan ini kan dibatasi untuk masuk ke wilayah spot laut itu,” imbuhnya.

    Dengan tegas, Ismail meminta Pemerintah Provinsi Kaltim dan Pemerintah Kabupaten Kutim memberikan perhatian serius untuk kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut dengan mendirikan minimal 2 hingga 3 SPBU khusus nelayan.

    BBM DPRD Kaltim Ismail SPBU
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026

    Pekan Depan, Pemkot Samarinda Siap Terapkan WFH-WFO

    April 8, 2026

    Pemkot Samarinda Imbau Kurangi Plastik, Pastikan Stok BBM Aman

    April 8, 2026

    Wawali Samarinda Pastikan Inflasi Terkendali, Warga Diminta Bijak Gunakan BBM dan LPG

    April 7, 2026

    Distribusi BBM Disorot, Sukri Nilai Pembatasan Belum Efektif dan Pom Mini Perlu Diawasi

    April 5, 2026

    WFH Jumat Dinilai Perlu Kajian, DPRD Samarinda Soroti Risiko Layanan Publik

    April 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.