Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Nano Graphene, Material Revolusioner untuk Masa Depan Indonesia
    Nasional

    Nano Graphene, Material Revolusioner untuk Masa Depan Indonesia

    LarasBy LarasJanuari 7, 202501 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Nano Graphene dalam dunia kesehatan (ist.)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Riset Indonesia Nasional (BRIN) memperkenalkan Nano Graphene sebuah material canggih berbasis karbon dengan struktur super tipis dan kuat.

    Material ini memiliki sifat unggulan, seperti ringan, konduktivitas tinggi, dan tahan korosi, menjadikannya salah satu inovasi paling menjanjikan di dunia nanoteknologi.

    “Di Pusat Riset Sistem Nanoteknologi, kami mengembangkan teknik untuk menciptakan material nano graphene yang stabil dengan metode sederhana,” ujar Pusat Riset Sistem Nanoteknologi BRIN Profesor Riset Bidang Teknik Material Kepakaran Khusus Nanomaterial Fungsional Andri Hardiansyah, Selasa 7 Januari 2025.

    Penggunaannya meluas ke berbagai bidang, termasuk kesehatan. Nano graphene dapat membantu menciptakan sensor kesehatan yang lebih presisi, mempercepat pengembangan alat diagnostik, dan meningkatkan efektivitas teknologi pengobatan.

    Di sektor lingkungan, material ini digunakan untuk membersihkan air dari polusi, mendukung energi terbarukan, serta menciptakan material ramah lingkungan yang hemat energi.

    Namun, hilirisasi nanoteknologi di Indonesia masih menghadapi tantangan, seperti kurangnya pabrik pendukung dan dominasi teknologi konvensional. Hal ini menjadi peluang besar untuk mendorong inovasi lokal dan memperkuat daya saing Indonesia di sektor ini.

    “Kami akan mempercepat skala produksi nanocomposite graphene tanpa mengurangi kualitasnya,” tutup Andri.

    Dengan dukungan kolaborasi dan hilirisasi teknologi lokal, Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam nanoteknologi global.

     

    BRIN Material Nano Graphene
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    Ratu ArifanzaSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Jakarta — Pemerintah resmi memperbarui aturan penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Skema baru…

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.