Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Naga Bekenyawa, Simbol Persaudaraan Kesultanan Kutai dan Masyarakat
    Pemkot Samarinda

    Naga Bekenyawa, Simbol Persaudaraan Kesultanan Kutai dan Masyarakat

    LarasBy LarasSeptember 29, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Naga Bekenyawa di Samarinda Seberang
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Perayaan Naga Bekenyawa kembali hadir di Kecamatan Samarinda Seberang sebagai rangkaian dari Festival Erau Adat Pelas Benua Etam 2024.

    Teks: Tokoh-tokoh masyarakat di Samarinda Seberang

    Hadir dalam kesempatan itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Samarinda Marnabas Patiroy yang mewakili Wali Kota Samarinda Andi Harun, Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kertanegara Pangeran Noto Negoro beserta rombongan dan tokoh-tokoh masyarakat di Samarinda Seberang.

    Pangeran dan rombongan tiba di Samarinda Seberang melalui jalur air dan menepi di Dermaga Batang Aji di Kelurahan Baqa pada Minggu (29/9/2024).

    Kedatangannya disambut oleh 40 prajurit barisan Bugis atau Jokaje Besi Bandranga, juga ratusan masyarakat Samarinda Seberang yang menyambut antusias.

    Teks: Marnabas sewaktu memberikan Tapung Tawar pada Pangeran Noto Negoro

    Berbagai acara penyambutan pun dilakukan untuk menyambut kedatangan rombongan kesultanan Kutai ini. Mulai dari proses tari-tarian, Tempung Tawar untuk mendoakan keselamatan perjalan pangeran bersama rombongan kesultanan.

    Melalui acara penuh makna ini, Andi Harun menyampaikan bahwa kegiatan adat ini memiliki makna mendalam sebagai simbol persaudaraan antara Kesultanan Kutai Kartanegara dengan warga Samarinda, khususnya Samarinda Seberang.

    Menjadi suatu kehormatan bagi warga untuk melihat langsung rangkaian kegiatan Erau Adat Pelas Benua Etam yakni Naga Bekenyawa.

    “Kami mengucapkan selamat datang kepada Kesultanan Kutai Kartanegara yang akan menyelenggarakan Naga Bekenyawa di Samarinda Seberang,” ujar Andi Harun dalam sambutan tertulisnya di Jalan Bung Tomo RT 22, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang.

    Prosesi Naga Bekenyawa memiliki sejarah panjang. Diceritakannya bahwa dahulu, Raja Kesultanan Kutai Ing Martadipura, sebelum melarutkan naga di Kutai Lama, selalu menyempatkan diri untuk singgah di Kampung Baqa guna mempererat hubungan dengan warga, khususnya Suku Bugis yang mendiami wilayah tersebut.

    “Naga Bekenyawa adalah simbol persahabatan dan persaudaraan antara Sultan dengan masyarakat Samarinda Seberang,” katanya.

    Dirinya berharap tahun ini, semua rangkaian Erau dapat berjalan lancar dan Erau semakin dikenal sebagai warisan budaya oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

    Sebagai bagian penting dari Festival Erau yang diprakarsai oleh Kesultanan Kutai Kartanegara, Andi Harun juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.

    “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama, khususnya Kesultanan Kutai Kartanegara yang memberikan kehormatan kepada Kota Samarinda untuk berpartisipasi,” tutupnya.

    Selepas prosesi Taping Tawar, Pangeran Noto Negoro bertolak bersama rombongan di hari yang sama. Sambil diiringi Selawat Nabi Muhammad, warga ramai-ramai bersalaman sekaligus melepas simbol kesatuan kesultanan itu menuju Kutai Lama.

    Andi Harun Marnabas Patiroy Naga Bekenyawa
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    SIPADU e-Dalev Samarinda Didorong Tak Sekadar Jadi Aplikasi Pelaporan

    Oktober 1, 2026

    Warga Kukar Protes Sodetan, Andi Harun Hentikan Pekerjaan Sementara

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    Akses Sanitasi Samarinda Capai 78 Persen, Pemkot Kejar Kesenjangan Layanan hingga 2030

    September 24, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    AminahOktober 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik setelah pemilihan rektor Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026–2030 belum sepenuhnya berakhir.…

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.