Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PSSI Samarinda Benahi Jadwal Soeratin 2026, Akhiri Praktik Pemain Tampil Beruntun

    Juni 30, 2026

    Pemadaman Bergilir Ancam Roda Ekonomi Samarinda, DPRD Khawatir Pelaku Usaha Merugi

    Juni 30, 2026

    Pemkot Samarinda Mulai Cicil Pembayaran Utang ke Kontraktor, Target Lunas Akhir 2026

    Juni 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Naga Bekenyawa, Simbol Persaudaraan Kesultanan Kutai dan Masyarakat
    Pemkot Samarinda

    Naga Bekenyawa, Simbol Persaudaraan Kesultanan Kutai dan Masyarakat

    LarasBy LarasSeptember 29, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Naga Bekenyawa di Samarinda Seberang
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Perayaan Naga Bekenyawa kembali hadir di Kecamatan Samarinda Seberang sebagai rangkaian dari Festival Erau Adat Pelas Benua Etam 2024.

    Teks: Tokoh-tokoh masyarakat di Samarinda Seberang

    Hadir dalam kesempatan itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Samarinda Marnabas Patiroy yang mewakili Wali Kota Samarinda Andi Harun, Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kertanegara Pangeran Noto Negoro beserta rombongan dan tokoh-tokoh masyarakat di Samarinda Seberang.

    Pangeran dan rombongan tiba di Samarinda Seberang melalui jalur air dan menepi di Dermaga Batang Aji di Kelurahan Baqa pada Minggu (29/9/2024).

    Kedatangannya disambut oleh 40 prajurit barisan Bugis atau Jokaje Besi Bandranga, juga ratusan masyarakat Samarinda Seberang yang menyambut antusias.

    Teks: Marnabas sewaktu memberikan Tapung Tawar pada Pangeran Noto Negoro

    Berbagai acara penyambutan pun dilakukan untuk menyambut kedatangan rombongan kesultanan Kutai ini. Mulai dari proses tari-tarian, Tempung Tawar untuk mendoakan keselamatan perjalan pangeran bersama rombongan kesultanan.

    Melalui acara penuh makna ini, Andi Harun menyampaikan bahwa kegiatan adat ini memiliki makna mendalam sebagai simbol persaudaraan antara Kesultanan Kutai Kartanegara dengan warga Samarinda, khususnya Samarinda Seberang.

    Menjadi suatu kehormatan bagi warga untuk melihat langsung rangkaian kegiatan Erau Adat Pelas Benua Etam yakni Naga Bekenyawa.

    “Kami mengucapkan selamat datang kepada Kesultanan Kutai Kartanegara yang akan menyelenggarakan Naga Bekenyawa di Samarinda Seberang,” ujar Andi Harun dalam sambutan tertulisnya di Jalan Bung Tomo RT 22, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang.

    Prosesi Naga Bekenyawa memiliki sejarah panjang. Diceritakannya bahwa dahulu, Raja Kesultanan Kutai Ing Martadipura, sebelum melarutkan naga di Kutai Lama, selalu menyempatkan diri untuk singgah di Kampung Baqa guna mempererat hubungan dengan warga, khususnya Suku Bugis yang mendiami wilayah tersebut.

    “Naga Bekenyawa adalah simbol persahabatan dan persaudaraan antara Sultan dengan masyarakat Samarinda Seberang,” katanya.

    Dirinya berharap tahun ini, semua rangkaian Erau dapat berjalan lancar dan Erau semakin dikenal sebagai warisan budaya oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

    Sebagai bagian penting dari Festival Erau yang diprakarsai oleh Kesultanan Kutai Kartanegara, Andi Harun juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.

    “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama, khususnya Kesultanan Kutai Kartanegara yang memberikan kehormatan kepada Kota Samarinda untuk berpartisipasi,” tutupnya.

    Selepas prosesi Taping Tawar, Pangeran Noto Negoro bertolak bersama rombongan di hari yang sama. Sambil diiringi Selawat Nabi Muhammad, warga ramai-ramai bersalaman sekaligus melepas simbol kesatuan kesultanan itu menuju Kutai Lama.

    Andi Harun Marnabas Patiroy Naga Bekenyawa
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Andi Harun Bantah Isu Jauh dari Gerindra: Saya Tidak Pernah Diundang

    Juni 30, 2026

    Andi Harun: Konflik Kehutanan Tak Akan Pernah Tuntas Selama Regulasi Masih Tumpang Tindih

    Juni 27, 2026

    Andi Harun Anti Politik Dinasti, Larang Putranya Maju di Pilwali Samarinda

    Juni 26, 2026

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    Juni 25, 2026

    Tak Hanya Seremonial, Andi Harun Minta Pelantikan Balakarcana Diisi Aksi Sosial dan Edukasi Kebencanaan

    Juni 24, 2026

    Menggerakkan Kembali Aktivitas Pasar Pagi, Pemkot Samarinda Siapkan Anggaran Rp3 Miliar Pasang Sistem Sliding Door

    Juni 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    PSSI Samarinda Benahi Jadwal Soeratin 2026, Akhiri Praktik Pemain Tampil Beruntun

    R’syaJuni 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – PSSI Kota Samarinda mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Piala Soeratin 2026. Panitia melakukan…

    Pemadaman Bergilir Ancam Roda Ekonomi Samarinda, DPRD Khawatir Pelaku Usaha Merugi

    Juni 30, 2026

    Pemkot Samarinda Mulai Cicil Pembayaran Utang ke Kontraktor, Target Lunas Akhir 2026

    Juni 30, 2026

    Ririn Sari Dewi, Kini Diskominfo Fokus Perkuat Komunikasi Publik hingga Literasi Digital

    Juni 30, 2026

    Penciutan RKAB Batu Bara Ancam 180 Ribu Tenaga Kerja, Tekan Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

    Juni 30, 2026
    1 2 3 … 3,182 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.