Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Musrenbangkab Kutim Capai Rp.5,3 T
    Daerah

    Musrenbangkab Kutim Capai Rp.5,3 T

    AdminBy AdminMaret 28, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengerucut dalam tiga bidang utama skala prioritas pembangunan yakni sumber daya manusia (SDM), ekonomi, dan Pengembangan Prasarana Wilayah (PPW).
    Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kutim Edward Azran melaporkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) mencapai kesepakatan usulan program sebanyak 1.599 kegiatan di antaranya untuk SDM ada 819 kegiatan dengan taksiran anggaran Rp4 triliun. Ekonomi ada 440 kegiatan dengan beban anggaran Rp202 miliar, dan PPW 340 kegiatan dengan perkiraan dana menyentuh angka Rp1,1 triliun.

    “Jumlah total PAGU (jumlah anggaran lokasi yang ditetapkan untuk mendanai belanja pemerintah) dalam APBD Kutim menyentuh angka Rp5,3 triliun,” ucap Edward disaksikan Asisten Pemkesra Suko Buono mewakili Bupati Ismunandar, perwakilan pejabat lingkup ASN Kutim, camat 18 kecamatan, kepala desa, hingga golongan akademis dalam penutupan Musrenbangkab untuk Rencana Kerja Program Daerah (RKPD) Tahun 2020 di Ruang Akasia Gedung Serba Guna kawasan Bukit Pelangi, Rabu (27/3/2019).
    Edward menambahkan dari jumlah usulan yang sudah masuk, Bappeda Kutim cukup kerepotan pasalnya seluruh usulan dari kecamatan hingga desa dalam rencana pembangunan susah dianulir. Hal ini pun menurut Edward secara logika semua usulan sangat kuat dan luas untuk kepentingan seluruh masyarakat di daerah.
    “Pemerintah tentu harus responsif untuk mengatasi persoalan yang berkembang di masyarakat dengan menggenjot pembangunan lebih banyak di daerah. Benang merahnya peningkatan infrastruktur yang diterima oleh masyarakat. Kades dalam hal ini punya wawasan luas untuk mensejahterakan warganya. Untuk itu, saya minta disiapkan rencana sosialiasi target pembangunan tahunan hingga lima tahun ke depan bisa tercapai,” jelasnya.
    Mantan Kadisperindag ini pun menyarankan camat dan kades bisa mengubah pola pikir terutama dalam memasukkan e-Budgeting tidak boleh tumpang tindih antara usulan Musrenbangkab maupun Musrenbangprov. Jika nanti terdapat double disarankan untuk ditunda terlebih dahulu. Semua tertuang dan harus tercatat. Pihak yang terlibat dalam menyukseskan program usulan ini pun jangan apatis.
    “Fokusnya semua harus ditanya ke masyarakat sudah disetujui apa tidak. Selanjutnya harus dilampirkan dalam program, sewaktu-waktu sudah siap ketika diaudit. Saya harap seluruhnya dapat berjalan lancar menuju kemashalatan masyarakat,” tambahnya.

    Sementara itu, Asisten Pemkesra Suko Buono sesuai dengan arahan Bupati Ismunandar meminta seluruh pemangku kebijakan setelah melaksanakan Musrenbangkab menyamakan persepsi kebutuhan pembangunan dan kemampuan keuangan daerah.
    “Program yang belum terakomodir secara berjenjang nantinya diusulkan ke provinsi dengan APBN. Bappeda dalam hal ini terus bekerja dalam penajaman RKPD TAhun 2020 menuju penetapan KUA PPAS,” tutupnya. (hms13)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    R’syaJuni 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan orang tua harus berperan aktif…

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    Skateboard Makin Diminati, KIS Kaltim Buka Ruang bagi Pemula

    Juni 12, 2026
    1 2 3 … 3,141 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.