Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fuel Card Samarinda Belum Diberlakukan, 4.900 Kendaraan Masih Terblokir

    September 22, 2026

    Kawasan Hutan Kaltim Capai 8 Juta Hektare, Polhut Masih Kekurangan Personel

    September 22, 2026

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Mudahkan Pelaporan, Pemkot Samarinda Ajak Lawan Kekerasan Melalui Sapa129 dan Call Center 112
    Pemkot Samarinda

    Mudahkan Pelaporan, Pemkot Samarinda Ajak Lawan Kekerasan Melalui Sapa129 dan Call Center 112

    LarasBy LarasDesember 6, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris DP2PA Kota Samarinda Deasy Evriyani
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda menyampaikan penguatan sistem pelaporan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui platform digital “Sapa129”.

    Dalam acara deklarasi Hari Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) ke-16, Sekretaris DP2PA Samarinda Deasy Evriyani juga mengajak warga memanfaatkan layanan pelaporan cepat melalui call center 112.

    Teks: Aksi penandatanganan anti kekerasan pada perempuan dan anak

    “Kami siap merespons laporan kekerasan melalui Sapa129 dan call center 112. Warga Samarinda tidak perlu repot lagi untuk melapor,” jelas Deasy di Teras Samarinda, Jumat (6/12/2024).

    Deasy mengungkapkan sepanjang 2023, tercatat 365 kasus kekerasan fisik di Samarinda. Melihat hal ini, Pemkot Samarinda membentuk dua komunitas untuk memberantas kekerasan pada perempuan dan anak.

    Pertama, ada komunitas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di 26 kelurahan dengan total 260 relawan, dan Forum Peduli KDRT (Perkasa) yang memiliki 590 anggota.

    Bahkan Pemkot Samarinda juga memberikan pelatihan bagi relawan dari kedua komunitas tersebut, supaya relawan dapat berkontribusi maksimal sesuai standar dan prosedur.

    “Kita tidak hanya membentuk komunitas, tetapi juga memastikan mereka berdampak melalui pelatihan dan evaluasi,” ujarnya.

    Ia juga mengajak generasi muda untuk bergabung. Walau relawan ini tidak memiliki upah, tetapi banyaknya minat masyarakat yang ingin bergabung didoakannya menjadi amal jariyah yang bermanfaat.

    Terakhir, ia mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, media massa, dan masyarakat untuk mencegah kekerasan serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

    Deasy Evriyani DP2PA Samarinda Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    September 21, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Belanja Online Jadi Tantangan, Pemkot Ingin Hidupkan Kembali Pasar Pagi Samarinda

    September 17, 2026

    Kabut Asap Tebal, Sekolah di Samarinda Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

    September 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fuel Card Samarinda Belum Diberlakukan, 4.900 Kendaraan Masih Terblokir

    AminahSeptember 22, 2026

    Insitekaltim Samarinda – Pemberlakuan sistem Fuel Card di Kota Tepian belum memiliki kepastian waktu. Pemerintah…

    Kawasan Hutan Kaltim Capai 8 Juta Hektare, Polhut Masih Kekurangan Personel

    September 22, 2026

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026

    IKN Butuh Penguatan SDM, Perguruan Tinggi Kaltim Dinilai Punya Peran Strategis

    September 22, 2026

    Syarifah Suraidah Salurkan Bantuan Pangan di Samarinda, 54.636 Penerima di Kota Tepian

    September 22, 2026
    1 2 3 … 3,357 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.