Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Mei 10, 2026

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Muara Muntai Kembangkan Reservat Batu Bumbun Seluas 400 Hektare
    Diskominfo Kukar

    Muara Muntai Kembangkan Reservat Batu Bumbun Seluas 400 Hektare

    Nur AjijahBy Nur AjijahApril 27, 2025Updated:Mei 26, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Muara Muntai, Kuryadi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Pemerintah Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mengembangkan kawasan konservasi air tawar seluas 400 hektare yang dinamakan Reservat Batu Bumbun. Kawasan ini difungsikan untuk pelestarian spesies ikan lokal sekaligus menjadi sarana edukasi dan pariwisata berbasis lingkungan.

    Camat Muara Muntai Mulyadi melalui Kepala Seksi Pemerintahan Kuryadi menjelaskan bahwa kawasan tersebut dirancang untuk menjaga kelestarian berbagai spesies ikan khas daerah yang selama ini menjadi bagian penting dari ekosistem Mahakam. Di antaranya adalah ikan biawan, papuyu, salap, kelabau, dan puyau.

    “Reservat Batu Bumbun ini merupakan kawasan konservasi perairan yang kami kembangkan untuk melestarikan berbagai jenis ikan khas daerah,” ujar Kuryadi saat ditemui pada Senin, 28 April 2025.

    Ia mengatakan, kawasan ini bukan hanya sebagai tempat pelestarian ekosistem air tawar, tetapi juga diarahkan menjadi sarana edukatif dan wisata. Pengunjung dapat belajar langsung mengenai habitat ikan lokal, mengenali spesiesnya, serta memahami pentingnya keseimbangan lingkungan.

    Spesies ikan lokal yang dilestarikan di kawasan ini dinilai memiliki nilai ekologis, budaya, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selain menjadi konsumsi sehari-hari, ikan-ikan tersebut juga menjadi komoditas unggulan di pasar lokal dan regional.

    “Melalui kawasan ini, wisatawan bisa belajar langsung mengenai habitat ikan-ikan lokal. Ini menjadi langkah kecil, namun bermakna untuk mendorong kesadaran kolektif tentang pentingnya konservasi,” lanjut Kuryadi.

    Ia menambahkan bahwa pengelolaan kawasan tersebut mengusung konsep ekowisata berkelanjutan. Pemerintah Kecamatan Muara Muntai berharap pengembangan Reservat Batu Bumbun bisa memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat tanpa merusak lingkungan.

    “Ke depan, pemerintah kecamatan berencana mendorong kawasan ini menjadi kawasan wisata,” jelasnya.

    Langkah ini dinilai sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, yakni mengharmoniskan antara pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam. Di tengah meningkatnya ancaman degradasi lingkungan, keberadaan Reservat Batu Bumbun menjadi upaya pelestarian yang strategis.

    “Ini tidak hanya untuk mempertahankan kelangsungan spesies ikan lokal, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata berwawasan lingkungan,“ ujar Kuryadi.

    Ia menuturkan dengan luas 400 hektare, kawasan ini menjadi habitat penting bagi banyak spesies endemik air tawar dan diharapkan menjadi laboratorium alam terbuka. Generasi muda, akademisi, hingga wisatawan dapat memanfaatkannya sebagai ruang pembelajaran sekaligus memperkuat kecintaan terhadap lingkungan.

    “Ini adalah investasi jangka panjang dan juga upaya pelestarian sumber daya alam akuatik,” tutupnya. (Adv)

    Batu bumbun Kecamatan Muara Muntai Kukar Kuryadi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Targetkan 2027 Tak Ada Sekolah Rusak, Kekurangan Guru Produktif Jadi Sorotan

    April 14, 2026

    Pantai Pemedas Diserbu Wisatawan, Warga Sanga-Sanga Manfaatkan Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Pantai Pemedas Samboja Dipadati Pengunjung, Wisatawan Nikmati Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Kukar Terdepan Tekan Stunting di Kaltim, Rendi Soroti Peran Ketahanan Fiskal Daerah

    November 18, 2025

    Aulia-Rendi Undang Media, Silakan Kritik Kami No Baper

    Juli 2, 2025

    Aulia Resmi Dilantik, Kukar Idaman akan Jadi Prioritas di 100 Hari Pertama

    Juni 23, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Ratu ArifanzaMei 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang padat dan gaya hidup serba cepat, banyak orang…

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026
    1 2 3 … 3,090 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.