Insitekaltim, Samarinda – Tren cincin nikah di kalangan generasi Z mulai mengalami pergeseran. Jika sebelumnya model klasik dan sederhana mendominasi pilihan pasangan pengantin, kini desain modern, minimalis, dan memiliki sentuhan personal semakin diminati.
Perubahan tren tersebut juga terlihat di Samarinda. Banyak calon pengantin muda lebih memilih cincin yang tidak hanya berfungsi sebagai simbol pernikahan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan gaya hidup mereka.
Customer Service Nawwis Jewelry Samarinda Heny mengatakan, calon pengantin saat ini cenderung mencari desain yang simpel namun tetap elegan untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
“Kalau sekarang banyak pasangan muda memilih model yang minimalis dan nyaman dipakai sehari-hari. Mereka juga suka desain yang bisa di-custom sesuai keinginan,” ujarnya.
Menurutnya, tren personalisasi menjadi salah satu faktor yang membuat pasangan lebih selektif dalam memilih cincin pernikahan. Tidak sedikit yang meminta tambahan grafir nama, tanggal pernikahan, hingga desain khusus yang memiliki makna personal bagi pasangan.
“Selain model minimalis, pasangan juga banyak yang meminta grafir nama atau tanggal spesial. Jadi cincin itu bukan hanya perhiasan, tapi punya nilai emosional,” katanya.
Selain desain, calon pengantin juga mulai mempertimbangkan aspek kenyamanan dan fungsionalitas. Cincin yang ringan, tidak terlalu mencolok, namun tetap terlihat mewah menjadi pilihan utama.
Tren tersebut menunjukkan bahwa generasi muda kini lebih mengutamakan makna dan kenyamanan dibanding sekadar kemewahan.
“Yang dicari sekarang bukan lagi yang terlalu ramai atau besar, tetapi desain yang bisa dipakai dalam jangka panjang dan tetap sesuai dengan karakter pasangan,” tuturnya.
Di tengah berkembangnya tren tersebut, industri perhiasan juga terus beradaptasi dengan menghadirkan berbagai pilihan desain yang lebih modern dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon pengantin masa kini.

