Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Menanggulangi Kemiskinan Ekstrem dan Mengubah Mental ‘Miskin’
    DPRD Samarinda

    Menanggulangi Kemiskinan Ekstrem dan Mengubah Mental ‘Miskin’

    LarasBy LarasMaret 19, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Masalah kemiskinan menjadi momok menakutkan bagi pemerintah. Belum teratasi secara menyeluruh, muncul juga masalah lain yang masih sama, bahkan lebih miris, yakni kemiskinan ekstrem.

    Kemiskinan merupakan ketidakmampuan penduduk dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran atau yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan wilayah tersebut.

    Kemiskinan ekstrem sendiri adalah kondisi ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar yaitu kebutuhan makanan, air minum bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasi yang tidak hanya terbatas pada pendapatan, tetapi juga akses pada layanan sosial.

    Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti, kemiskinan ekstrem sangatlah memprihatinkan. Walau sudah melakukan berbagai langkah untuk menanggulanginya, namun tidak akan mudah jika dilakukan hanya bergantung pada sebelah pihak.

    Di mana, ia menjelaskan, diperlukan kolaborasi lintas sektor yang harus dilakukan baik antarlembaga, instansi, organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh sosial dan keagamaan, serta masyarakat.

    Kemudian, Puji sapaan akrabnya ini menekankan bahwa yang paling penting dibutuhkan kolaborasi melalui kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Kesadaran akan keinginan untuk memperbaiki kualitas hidup dengan kemauan keras melawan arus kemiskinan.

    Selain itu, politikus Partai Demokrat ini menyebutkan apabila masyarakat terlalu larut dalam ‘timangan’ pemerintah melalui subsidi atas kemalasannya, hanya akan menjadikan diri mereka seperti layaknya bermental pengemis.

    “Masyarakat terlena dengan bantuan pemerintah dan pribadi-pribadi yang senang mendapatkan bantuan daripada berusaha ini, seperti mengemis, kalau bisa kita buang dari mindset kita,” jelasnya.

    Salah satu usaha paling pertama untuk memiliki kesadaran antimengemis ia sampaikan, yakni memiliki pegangan agama yang kuat. Semua agama mengajarkan untuk bersemangat menjalani kehidupan dengan pikiran yang sehat, juga pantang meminta.

    Selain itu, penting juga menerapkan kepentingan moral bermasyarakat atas kepentingan pribadi. Artinya menolong sesama dengan memberi makan banyak perut, jauh lebih baik dari mengenyangkan diri sendiri.

    “Caranya adalah harus memiliki pegangan agama yang kuat, moralitas. Keterlibatan masyarakat sekitar kita juga, melihat tetangga kita kelaparan masa tega?” ujarnya.

    Ia berharap semakin banyak masyarakat yang sadar dalam hal memiliki kemauan untuk hidup yang lebih baik. Baginya, setiap usaha pasti membuahkan hasil. Maka itu, kesadaran kecil masyarakat untuk berubah dari mental ‘miskin’ dan menolong sesama perlu dibentuk.

    Kemiskinan Ektream OPD Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Fokus Evaluasi dan Adaptasi, Wali Kota Samarinda Tekankan Efisiensi di Tengah Tekanan Fiskal

    Maret 30, 2026

    Kebijakan Mulok Jadi Biang Masalah, Guru Bahasa Inggris Tak Dapat TPG

    Maret 30, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Andi Harun Recanakan Bangun Taman Lansia di Samarinda, Dorong Ruang Publik Ramah Usia

    Maret 26, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Uji Coba Sistem Parkir Berlangganan Sebelum Berlaku Luas

    Maret 15, 2026

    Gelar Bukber Bersama Warga, Helmi Siapkan Ribuan Porsi Konsumsi

    Maret 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Andika SaputraMaret 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menyoroti belum terbitnya rekomendasi penunjukan Penjabat (Pj)…

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Our Picks

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Kendala Dapodik Hambat TPG Guru, Pembayaran Dipastikan Tetap Dirapel

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Angkat Bicara Terkait Bankaltimtara, Andi Harun Serahkan Sepenuhnya ke Gubernur Kaltim

    Maret 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.