Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Marimar dan Lampion Garden Perlu Diubah dengan Konsep Ruang Publik Lebih Luas
    DPRD Samarinda

    Marimar dan Lampion Garden Perlu Diubah dengan Konsep Ruang Publik Lebih Luas

    LarasBy LarasFebruari 21, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Anhar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Anhar menilai kawasan Marimar dan Lampion Garden perlu ditata ulang agar lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.

    Ia mengusulkan agar kedua lokasi tersebut diubah menjadi ruang terbuka publik yang dapat diakses dengan mudah, seperti konsep Teras Mahakam yang kini menjadi daya tarik baru di Kota Samarinda.

    “Kawasan itu sebaiknya tidak lagi dikelola pihak ketiga, karena terbukti tidak efektif. Lebih baik dikonsep ulang menjadi Teras Mahakam 1, Teras Mahakam 2, Teras Mahakam 3, agar lebih terbuka dan bisa dinikmati semua kalangan,” ujar Anhar, Rabu, 19 Februari 2025.

    Ia menyoroti permasalahan yang muncul akibat sistem pengelolaan sebelumnya, termasuk tunggakan utang yang belum terselesaikan. Menurutnya, kondisi ini justru membebani pemerintah kota dan menyulitkan tata kelola kawasan tersebut ke depan.

    “Selama ini, pengelolaan oleh pihak ketiga tidak berjalan optimal. Mereka menunggak kewajiban, tapi tetap diberi kesempatan. Ini masalah yang harus segera diselesaikan agar tidak terus berlarut-larut,” tegasnya.

    Anhar menilai konsep ruang publik seperti Teras Samarinda lebih relevan karena memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat tanpa harus dipagari atau dikomersialkan secara berlebihan. Menurutnya, model seperti ini lebih ramah bagi warga dan mendukung aktivitas sosial yang inklusif.

    “Teras Samarinda bisa diakses siapa saja. Warga hanya perlu membayar parkir, tanpa ada batasan yang membuatnya eksklusif. Jika ada acara tertentu, baru ada biaya tambahan. Konsep seperti inilah yang seharusnya diterapkan,” jelasnya.

    Ia juga mengapresiasi langkah Wali Kota Samarinda Andi Harun, dalam mengembangkan Teras Samarinda sebagai ruang publik yang menarik.

    Anhar berharap pendekatan serupa dapat diterapkan di kawasan lain agar Kota Samarinda semakin memiliki banyak ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat.

    Anhar DPRD Samarinda Lampion Garden Marimar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    AminahSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ruang fiskal Kalimantan Timur (Kaltim) menyempit dalam Perubahan APBD 2026. Pendapatan daerah…

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,369 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.