Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Marimar dan Lampion Garden Perlu Diubah dengan Konsep Ruang Publik Lebih Luas
    DPRD Samarinda

    Marimar dan Lampion Garden Perlu Diubah dengan Konsep Ruang Publik Lebih Luas

    LarasBy LarasFebruari 21, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Anhar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Anhar menilai kawasan Marimar dan Lampion Garden perlu ditata ulang agar lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.

    Ia mengusulkan agar kedua lokasi tersebut diubah menjadi ruang terbuka publik yang dapat diakses dengan mudah, seperti konsep Teras Mahakam yang kini menjadi daya tarik baru di Kota Samarinda.

    “Kawasan itu sebaiknya tidak lagi dikelola pihak ketiga, karena terbukti tidak efektif. Lebih baik dikonsep ulang menjadi Teras Mahakam 1, Teras Mahakam 2, Teras Mahakam 3, agar lebih terbuka dan bisa dinikmati semua kalangan,” ujar Anhar, Rabu, 19 Februari 2025.

    Ia menyoroti permasalahan yang muncul akibat sistem pengelolaan sebelumnya, termasuk tunggakan utang yang belum terselesaikan. Menurutnya, kondisi ini justru membebani pemerintah kota dan menyulitkan tata kelola kawasan tersebut ke depan.

    “Selama ini, pengelolaan oleh pihak ketiga tidak berjalan optimal. Mereka menunggak kewajiban, tapi tetap diberi kesempatan. Ini masalah yang harus segera diselesaikan agar tidak terus berlarut-larut,” tegasnya.

    Anhar menilai konsep ruang publik seperti Teras Samarinda lebih relevan karena memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat tanpa harus dipagari atau dikomersialkan secara berlebihan. Menurutnya, model seperti ini lebih ramah bagi warga dan mendukung aktivitas sosial yang inklusif.

    “Teras Samarinda bisa diakses siapa saja. Warga hanya perlu membayar parkir, tanpa ada batasan yang membuatnya eksklusif. Jika ada acara tertentu, baru ada biaya tambahan. Konsep seperti inilah yang seharusnya diterapkan,” jelasnya.

    Ia juga mengapresiasi langkah Wali Kota Samarinda Andi Harun, dalam mengembangkan Teras Samarinda sebagai ruang publik yang menarik.

    Anhar berharap pendekatan serupa dapat diterapkan di kawasan lain agar Kota Samarinda semakin memiliki banyak ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat.

    Anhar DPRD Samarinda Lampion Garden Marimar
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    DPRD Samarinda Harap Sekda Baru Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

    April 9, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Uji Coba Sistem Parkir Berlangganan Sebelum Berlaku Luas

    Maret 15, 2026

    Gelar Bukber Bersama Warga, Helmi Siapkan Ribuan Porsi Konsumsi

    Maret 15, 2026

    Jelang Nyepi dan Lebaran, Helmi Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Ketertiban

    Maret 14, 2026

    Status Hukum Dicabut, Pemilik Cafe Pesona Sambut Baik Hasil Mediasi DPRD Samarinda

    Maret 11, 2026

    Masih Proses Transisi Regulasi, DPRD Samarinda Izinkan Cafe Pesona Kembali Beroperasi

    Maret 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.