Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Mei 10, 2026

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Makam Syekh Abdullah Diusulkan Jadi Wisata Religi
    Diskominfo Kukar

    Makam Syekh Abdullah Diusulkan Jadi Wisata Religi

    Nur AjijahBy Nur AjijahApril 28, 2025Updated:Mei 19, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Muara Muntai, Kuryadi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, menyimpan potensi wisata religius yang belum banyak tersorot publik. Di Selimau, Desa Jantur Selatan, terdapat makam keramat yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir Syekh Abdullah, seorang ulama besar dan keturunan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam (SAW), yang kini menjadi magnet spiritual bagi warga sekitar.

    Keberadaan makam ini telah lama menjadi bagian penting dari kehidupan religius warga setempat. Setiap tahun, ratusan peziarah datang untuk bertawasul dan memanjatkan doa, dengan harapan memperoleh keberkahan dan kemudahan dalam hidup mereka.

    Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Muara Muntai Kuryadi menilai potensi wisata religius ini perlu dikembangkan lebih serius agar tidak hanya menjadi tempat ziarah, tetapi juga menjadi ikon budaya dan sejarah lokal.

    “Ini juga perlu dikembangkan menjadi ikon wisata,” ujarnya saat ditemui di kantor Camat Muara Muntai, Senin, 28 April 2025.

    Menurutnya, akses menuju lokasi makam cukup mudah. Perjalanan dari Desa Jantur ke Selimau hanya memakan waktu sekitar 10 hingga 15 menit, menjadikan tempat tersebut strategis untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata spiritual.

    Berdasarkan kisah turun-temurun para tetua desa, Syekh Abdullah dikenal sebagai penyebar Islam yang sangat dihormati. Ia diyakini membawa perubahan besar di kawasan itu melalui dakwah dan pengajaran nilai-nilai Islam yang damai dan penuh kebijaksanaan. Masyarakat menganggap beliau bukan hanya tokoh agama, tetapi juga panutan sosial.

    “Ini bukan hanya sekadar tempat ziarah spiritual, tetapi juga sebagai daya tarik budaya dan keagamaan yang bernilai sejarah tinggi,” kata Kuryadi lebih lanjut.

    Ia menambahkan bahwa pengembangan wisata di area makam ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian warga, sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal. Potensi ini diharapkan dapat menarik wisatawan yang mencari pengalaman spiritual, serta memperkenalkan kekayaan tradisi Islam yang telah hidup sejak lama di Muara Muntai.

    Ritual ziarah yang dilakukan warga juga dinilai sebagai bentuk pelestarian tradisi yang memiliki nilai historis dan kultural tinggi. Selain memperkuat ikatan spiritual, kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap ulama terdahulu yang telah berjasa dalam menyebarkan ajaran Islam di daerah itu.

    Pemerintah Kecamatan Muara Muntai berharap agar makam Syekh Abdullah bisa dikelola secara profesional, tanpa menghilangkan nilai kesakralannya, demi menjaga warisan sejarah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

    “Ratusan orang datang ke tempat itu. Kita berharap ke depannya bisa menjadi tempat wisata yang dikelola dengan baik,” pungkas Kuryadi. (Adv)

    Kecamatan Muara Muntai Kukar Kuryadi Wisata Religi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Targetkan 2027 Tak Ada Sekolah Rusak, Kekurangan Guru Produktif Jadi Sorotan

    April 14, 2026

    Pantai Pemedas Diserbu Wisatawan, Warga Sanga-Sanga Manfaatkan Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Pantai Pemedas Samboja Dipadati Pengunjung, Wisatawan Nikmati Libur Lebaran

    Maret 25, 2026

    Kukar Terdepan Tekan Stunting di Kaltim, Rendi Soroti Peran Ketahanan Fiskal Daerah

    November 18, 2025

    Aulia-Rendi Undang Media, Silakan Kritik Kami No Baper

    Juli 2, 2025

    Aulia Resmi Dilantik, Kukar Idaman akan Jadi Prioritas di 100 Hari Pertama

    Juni 23, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Ratu ArifanzaMei 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang padat dan gaya hidup serba cepat, banyak orang…

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026
    1 2 3 … 3,090 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.