Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Perpustakaan Kecil di Kamar hingga Berburu Buku Murah di Festival Literasi Kaltim

    Agustus 29, 2026

    Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak

    Agustus 29, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»LKS SD kelas Bawah lebih Kompleks, Saparudin: Ini tantangan
    Diskominfo Bontang

    LKS SD kelas Bawah lebih Kompleks, Saparudin: Ini tantangan

    AdminBy AdminOktober 7, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Saparudin
    Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud, Saparudin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Mohammad-Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang melanjutkan komitmennya menyusun Lembar Kerja Siswa (LKS) bagi SD kelas Bawah yakni kelas 1-3.

    Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang Saparudin mengatakan bahwa acara pada hari ini merupakan Rangkaian penyusunan LKS untuk SD kelas 1-3. Berbeda dari tim SMP yang sudah di bentuk, tim SD kelas bawah lebih kompleks.

    Dari daftar yang hadir, sebanyak 40 Guru yang datang dari 48 guru yang diundang. Nantinya mereka akan tergabung dalam tim penyusun LKS untuk SD.

    “Kami melanjutkan pembahasan LKS untuk SD kelas bawah, yaitu kelas 1-3. Tiap kelas ada 16 Guru yang akan menyusun LKS,” ungkap Saparudin di Aula Autis Center Bontang, Rabu(7/10/2020)

    Hadir mendampingi Saparudin dalam acara tersebut, kasi Kurikulum Ani Mariani dan Suparni guru SDN 008 Bontang Utara.

    Menurut Ani, nantinya satu LKS terdiri dari empat mata pelajaran yaitu PPKN, Bahasa Indonesia, Matematika dan Seni Budaya dan Prakarya (SBdP).

    “Satu LKS terdiri dari 280 lembar,satu sub tema atau satu guru menulis maksimal 18 lembar minimal 12 lembar, sedangkan isinya berisi materi ayo membaca, ayo mengamati, sesuai yang kami ajarkan dilapangan,” ungkap Ani.

    Sebanyak empat tema yang akan disusun yaitu dari tema 5 sampai tema 8. Satu tema terdiri dari empat sub tema, nantinya Satu guru diberi tugas menyusun satu sub tema.

    “Jadi dalam satu tema ada empat sub tema, maka masing-masing guru akan menulis satu sub tema. Sedangkan kelas bawah sendiri ada tiga kelas yaitu kelas 1-3,” ungkap Ani.

    Dalam acara tersebut banyak usulan-usalan yang dari guru yang hadir. Diantaranya, usulan dari guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Tri Ayuningsih.

    Menurut Guru yang biasa dipanggil Ayu ini, materi PJOK berbeda dengan dengan mata pelajaran yang lain. Dimana dalam PJOK ini terdapat materi dan keterampilan motorik (praktek).

    “Selama ini kegiatan pembelajaran kami lebih banyak dilapangan dari pada di kelas. Bahkan, untuk kelas 1 dan kelas 2 negeri masih dipegang guru kelas, bukan guru PJOK. Kami khawatir materi yang disampaikan tidak sesuai dengan materi PJOK,” ungkap Guru PJOK SDN 008 Bontang Utara ini.

    Kadisdikbud Bontang Saparudin-Disdik Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026

    Tiga Bulan Berdiri, Yose Music Samarinda Antarkan Siswa Raih Prestasi Internasional

    Agustus 29, 2026

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Mirni Dorong Persoalan SMP Batu Majang Jadi Catatan untuk Penguatan Kebijakan Pusat

    Agustus 27, 2026

    Belajar Riset Dengan Kuliah, Mahasiswi Polnes Teliti Fasilitas dan Kepuasan Wisatawan

    Agustus 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dari Perpustakaan Kecil di Kamar hingga Berburu Buku Murah di Festival Literasi Kaltim

    Ratu ArifanzaAgustus 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kecintaan terhadap buku ternyata bisa tumbuh dari hal sederhana. Bagi saudara kembar…

    Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak

    Agustus 29, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026

    Tiga Bulan Berdiri, Yose Music Samarinda Antarkan Siswa Raih Prestasi Internasional

    Agustus 29, 2026

    PDIP Dorong RUU Perampasan Aset Rampung, DPR Pasang Target 15 Desember

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,306 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.