Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemprov Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Rudy Mas’ud Dinobatkan Pelopor Transformasi

    July 31, 2026

    Dishub Siapkan Perluasan Pembatasan Isi Pertalite Untuk Kendaraan Roda Empat di Sejumlah SPBU

    July 31, 2026

    NasDem Kaltim Pasang Target Perkuat Basis Politik, Celni Pita Sari Nahkodai DPW 2026–2031

    July 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Literasi Siswa di Samarinda Masih Terkendala Pengadaan Buku dan Pembatasan Dana Bosda
    DPRD Samarinda

    Literasi Siswa di Samarinda Masih Terkendala Pengadaan Buku dan Pembatasan Dana Bosda

    Adit MustafaBy Adit MustafaAugust 7, 2024Updated:August 7, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pendidikan di Samarinda menghadapi tantangan besar dalam hal literasi dan menjadi sorotan utama Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti. Dalam keterangannya, Sri Puji Astuti mengaku prihatin terhadap penyediaan buku penunjang bagi sekolah-sekolah di Kota Tepian. Puji menggarisbawahi beberapa tantangan yang dihadapi dalam penerapan Kurikulum Merdeka, terutama terkait pengadaan buku paket dan buku penunjang yang krusial untuk menunjang literasi siswa.

    Literasi merupakan fondasi penting dalam pendidikan, yang mencakup kemampuan membaca, menulis dan memahami informasi dengan kritis. Dalam konteks Kurikulum Merdeka yang baru diterapkan, literasi menjadi semakin penting karena kurikulum ini menekankan pada pembelajaran berbasis proyek dan pengembangan keterampilan berpikir kritis.

    Sri Puji Astuti menyoroti beberapa masalah utama yang menghambat peningkatan literasi di Samarinda, yakni keterlambatan pengadaan buku dari pusat dan pembatasan alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pembelian buku paket. Ia menjelaskan bahwa dana BOS yang maksimal 15 persen untuk pembelian buku tidak mencukupi kebutuhan ideal.

    “Untuk sekolah dengan 300 siswa, anggaran yang tersedia hanya mampu membeli satu atau dua buku per siswa, jauh dari kebutuhan ideal,” ucapnya usai rapat paripurna di Kantor DPRD Samarinda, Rabu (7/8/2024).

    Selain itu, Puji juga menyoroti dampak negatif dari seringnya perubahan kurikulum, seperti dari KTSP, K13, hingga Kurikulum Merdeka. Perubahan yang kerap kali terlambat ini menyebabkan pengadaan buku tidak sesuai dengan kebutuhan terbaru, memperparah keterbatasan sumber daya untuk literasi.

    “Sekarang kelas 1 hingga 3 menggunakan Kurikulum Merdeka, sedangkan kelas 4 dan 5 masih menggunakan kurikulum lama. Hal ini menambah kompleksitas dalam pengadaan buku,” tambahnya.

    Transparansi dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan dana BOS juga menjadi perhatian utama. Dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Indonesia Pintar (PIP) yang seharusnya digunakan untuk pembelian buku sering kali tidak jelas penggunaannya. Puji menekankan perlunya sekolah-sekolah lebih transparan dalam mengelola dan melaporkan dana ini untuk memastikan optimalisasi penggunaan anggaran pendidikan.

    Dalam upaya mengatasi masalah literasi ini, Sri Puji Astuti mengusulkan beberapa solusi, antara lain kerja sama antara pemerintah kota dengan pihak swasta melalui MOU serta peningkatan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Ia mengusulkan agar dana Bosda yang saat ini Rp240.000 per anak per tahun untuk SD dan Rp480.000 per anak per tahun untuk SMP bisa ditingkatkan menjadi Rp1 juta atau Rp500 ribu per anak per tahun.

    Selain itu, Puji juga menyarankan adanya kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua melalui komite sekolah untuk memenuhi kebutuhan literasi anak-anak.

    “Dengan kesepakatan yang baik antara sekolah dan orang tua, diharapkan kebutuhan literasi anak-anak dapat terpenuhi,” ucapnya.

    Ia menekankan bahwa peran masyarakat, pemerintah dan dunia usaha sangat penting dalam mendukung pendidikan.

    Keseriusan dalam menangani masalah literasi ini sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu bersaing di era globalisasi. Dukungan semua pihak diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mempercepat peningkatan literasi di Samarinda.

    “Kami berharap semua pihak bisa bekerja sama untuk memastikan anak-anak kita tidak tertinggal dalam hal literasi,” tutur Sri.

    BOS Literasi Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    July 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    July 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    July 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemprov Raih Penghargaan Inovasi Pendidikan, Rudy Mas’ud Dinobatkan Pelopor Transformasi

    R’syaJuly 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam memperkuat sektor pendidikan mendapat…

    Dishub Siapkan Perluasan Pembatasan Isi Pertalite Untuk Kendaraan Roda Empat di Sejumlah SPBU

    July 31, 2026

    NasDem Kaltim Pasang Target Perkuat Basis Politik, Celni Pita Sari Nahkodai DPW 2026–2031

    July 31, 2026

    Indonesia Torehkan Rekor Dunia dan Rekor Asia di World Para Athletics Grand Prix 2026

    July 31, 2026

    Samarinda Akhiri Open Dumping, Zona Baru TPA Sambutan Mulai Beroperasi

    July 31, 2026
    1 2 3 … 3,251 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.