Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Libur Natal 2025, Order Ojol Menurun, Pengemudi Minta Evaluasi Potongan Aplikasi
    Samarinda

    Libur Natal 2025, Order Ojol Menurun, Pengemudi Minta Evaluasi Potongan Aplikasi

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 25, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pengemudi ojek online, Adji Tegar Pangestu
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pengemudi ojek online (ojol) Adji Tegar Pangestu mengungkapkan jumlah orderan selama libur Natal 2025 cenderung menurun dibandingkan hari kerja normal.

    Kondisi tersebut dinilainya sebagai siklus yang kerap terjadi menjelang akhir tahun, seiring banyaknya masyarakat yang memilih berlibur atau menghabiskan waktu bersama keluarga.

    “Kalau mendekati Natal memang cenderung sepi. Tapi kalau rajin menarik, masih bisa dapat order,” ujar Adji, Kamis, 25 Desember 2025.

    Ia menyebutkan, pada Hari Natal dirinya hanya menerima satu orderan. Meski jumlahnya minim, jarak tempuh yang cukup jauh membuat pendapatan yang diperoleh masih terasa.

    “Tadi baru dapat satu order, tapi jaraknya jauh, dari daerah Bukuan ke Muara,” jelasnya.

    Menurut Adji, penurunan order paling terasa pada layanan pesan-antar makanan yang biasanya menjadi salah satu sumber pendapatan utama pengemudi ojek online.

    “Order makanan sekarang jarang, padahal biasanya itu yang paling sering,” katanya.

    Selain faktor libur panjang, banyaknya jumlah pengemudi yang aktif di lapangan juga memengaruhi persaingan dalam mendapatkan order. Meski demikian, hasil yang diperoleh tetap bergantung pada niat dan konsistensi masing-masing pengemudi.

    “Kalau memang niat kerja, biasanya tetap ada saja. Tapi pasarnya memang lagi sepi,” ujarnya.

    Terkait pendapatan, Adji menyampaikan rata-rata penghasilan pengemudi ojol berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp250 ribu per hari, tergantung kebutuhan dan tanggungan masing-masing.

    “Kalau tidak punya cicilan, Rp150 ribu sehari sudah cukup. Tapi kalau punya cicilan, minimal Rp250 ribu,” ungkapnya.

    Dalam kondisi tertentu, penghasilan bahkan bisa mencapai Rp300 ribu per hari apabila mendapatkan order jarak jauh secara beruntun.

    “Kalau dapat order besar terus, Rp300 ribu sehari masih bisa,” katanya.

    Ia berharap perusahaan aplikasi ojek online dapat mengevaluasi besaran potongan yang dibebankan kepada pengemudi serta menyeragamkan kebijakan antarplatform agar lebih adil.

    “Harapannya potongan bisa diperkecil dan disamakan saja, supaya pengemudi tidak merasa dirugikan,” pungkas Adji.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Pengalihan 49 Ribu Peserta JKN, Dinkes Samarinda Pastikan Pelayanan Tetap Jalan

    April 15, 2026

    Labkesda Samarinda Terbaik Se-Indonesia, Puskesmas BLUD Dominasi Layanan Publik

    April 15, 2026

    28 BLUD Kesehatan Terbentuk, Dinkes Samarinda Perkuat Layanan Publik

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    Ratu ArifanzaApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengungkapkan efektivitas penggunaan…

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,058 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.