Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Langkah Besar Pemkot Samarinda: 10 Insinerator Siap Pangkas Ratusan Ton Sampah
    Samarinda

    Langkah Besar Pemkot Samarinda: 10 Insinerator Siap Pangkas Ratusan Ton Sampah

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 27, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat memberikan keterangan Pers (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memperkuat sistem pengelolaan sampah dengan menyiapkan 10 unit insinerator berbasis Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sejumlah titik.

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa seluruh fasilitas tersebut secara fungsional telah siap dan ditargetkan mulai beroperasi paling lambat sebelum Juni 2026.

    “Secara fungsional sudah siap. Tinggal pekerjaan minor seperti penataan taman, pembersihan lokasi, serta penyelesaian administrasi dan uji coba,” ujarnya, Kamis 26 Maret 2026.

    Setiap unit insinerator memiliki kapasitas pengolahan sekitar 20 ton sampah dalam delapan jam. Dengan sistem kerja dua hingga tiga shift, kapasitas tersebut dapat meningkat signifikan.

    “Jika dioperasikan dua shift bisa mencapai 40 ton, dan jika tiga shift bisa sampai 60 ton per hari. Dengan 10 unit, pengurangan sampah bisa mencapai sekitar 400 hingga 600 ton per hari,” jelasnya.

    Menurut Andi Harun, kehadiran insinerator ini diharapkan mampu mengurangi beban sampah yang selama ini masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan. Dengan begitu, tekanan terhadap TPA dapat ditekan dan sistem pengelolaan sampah menjadi lebih efisien.

    Selain itu, konsep TPS berbasis insinerator memungkinkan pengolahan dilakukan lebih dekat dengan sumber sampah. Hal ini dinilai dapat mempercepat penanganan serta mengurangi ketergantungan pada pengangkutan menuju TPA.

    Sebelum dioperasikan secara penuh, seluruh fasilitas akan melalui tahap komisioning atau uji coba guna memastikan sistem berjalan optimal. Pemkot juga akan melengkapi berbagai sarana pendukung, termasuk aspek keamanan dan keselamatan kerja.

    Pengamanan lokasi menjadi perhatian khusus guna mencegah potensi kerusakan maupun kehilangan peralatan.

    “Nanti ketika sudah aktif, seluruh fasilitas pendukung seperti keamanan dan perlengkapan keselamatan akan dilengkapi,” tambahnya.

    Pembangunan insinerator ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di Samarinda.

    Meski kapasitas yang tersedia belum sepenuhnya mampu menampung total produksi sampah harian yang mencapai lebih dari 600 ton, langkah ini dinilai sebagai progres penting menuju sistem pengelolaan yang lebih modern dan berkelanjutan.

    “Ini memang belum cukup untuk seluruh kebutuhan, tetapi ini langkah besar yang harus kita lakukan secara bertahap,” tegasnya.

    Pemkot Samarinda berharap, dengan beroperasinya 10 insinerator tersebut, pengelolaan sampah di kota ini dapat berjalan lebih efektif sekaligus mengurangi penumpukan sampah yang selama ini menjadi tantangan utama di kawasan perkotaan.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Ratu ArifanzaAgustus 30, 2026

    Insitekaltim, Balikpapan – Bagi Ramadhan, catur awalnya bukanlah sesuatu yang direncanakan untuk menjadi jalan hidup.…

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Andi Harun Sebut Jadi “Paru-Paru Baru” di Tepi Mahakam

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,307 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.