Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rudy Mas’ud Sambut Kembalinya Rita Widyasari ke Golkar, Status Kader Disebut Tetap Aktif

    Juni 29, 2026

    Bursa Transfer Jadi Panggung Kedua Sepak Bola, Drama di Luar Lapangan Tak Kalah Sengit

    Juni 29, 2026

    Jabat Kadiskominfo, Ririn Sari Dewi Bertukar Posisi Dengan Faisal, Kini Pimpin Dispar

    Juni 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Kurang Pelatihan dan Minim Sertifikasi, SDM Samarinda Masih Sulit Bersaing di IKN
    DPRD Samarinda

    Kurang Pelatihan dan Minim Sertifikasi, SDM Samarinda Masih Sulit Bersaing di IKN

    LarasBy LarasJuni 21, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Samarinda, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti menekankan pentingnya peningkatan kualitas tenaga kerja melalui sertifikasi dan pelatihan yang memadai.

    Hal ini dianggapnya penting untuk ditingkatkan oleh Disnaker, sebab pemenuhan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten sangat dibutuhkan di era digitalisasi seperti saat ini.

    Ditambah lagi hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) yang turut membawa kekhawatirannya jika SDM di Samarinda tidak dapat terserap dengan baik karena kalah kompeten dari pendatang. Ia juga meminta Disnaker fokus dalam pengembangan program yang dapat mempermudah penyerapan tenaga kerja Samarinda di IKN.

    “Kita ingin tenaga kerja di Samarinda terserap di IKN dengan segala konsekuensinya. Oleh karena itu, kita harus memiliki lembaga sertifikasi dan sering melakukan pelatihan,” ujarnya, Jumat (21/6/2024).

    Politikus Partai Demokrat ini mengeluhkan minimnya pelatihan di Samarinda. Untuk itu, ia menyarankan perlunya kerja sama berbagai pihak dan instansi di luar daerah guna mempercepat tersalurkannya SDM dalam kegiatan pelatihan dan sertifikasi.

    Ia mengatakan salah satu alasan minimnya pelatihan dan sertifikasi di Kota Tepian akibat kurangnya anggaran untuk pelaksanaannya. Peningkatan anggaran diharapkannya mampu memperbanyak program pelatihan ke depannya.

    Inovasi sangat diperlukan guna mengurangi angka pengangguran di daerah, terutama ditingkat SMA dan SMK yang setelah kelulusannya, mereka tidak lagi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

    “Selama ini, pelatihan-pelatihan yang ada terutama didanai APBD memang minim. Kita perlu lebih banyak berinovasi untuk mengurangi pengangguran terbuka, terutama bagi lulusan baru SMK, SMA yang tidak melanjutkan kuliah atau lulusan perguruan tinggi yang belum mendapatkan pekerjaan,” katanya.

    Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran job fair dalam penyerapan tenaga kerja. Ia meyakini bahwa pengadaan job fair dapat membantu penyerapan tenaga kerja lebih cepat ketimbang dilakukan mandiri oleh perusahaan dalam kurun waktu yang berbeda-beda.

    “Kita ingin pemerintah kota lebih fokus dalam mengadakan job fair dengan dana pendamping dari APBD atau perusahaan. Beberapa job fair yang diadakan sebelumnya cukup berhasil dalam menyerap tenaga kerja kita,” sebut Puji.

    Puji berharap dengan langkah-langkah tersebut, tenaga kerja di Samarinda dapat lebih kompetitif dan terserap dengan baik di pasar kerja, terutama dalam mendukung pembangunan IKN.

    Disnaker RDP SDM Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    DPRD Samarinda Akan Prioritaskan Anggaran Keagamaan untuk Jaga Kondusivitas Kota

    Juni 29, 2026

    Soroti Isu Normalisasi LGBT, Sri Puji Dukung Sanksi Pidana

    Juni 29, 2026

    BPR Samarinda Belum Keluar dari Zona Merugi, DPRD Ragukan Target Laba 2026 Tercapai

    Juni 29, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Penderita TBC Masuk Penerima MBG

    Juni 27, 2026

    Krisis Lahan Pemakaman Mengancam, DPRD Samarinda Dorong Perda Satu Kecamatan Satu TPU

    Juni 27, 2026

    Kelanjutan Teras Samarinda Tahap III Masih Menggantung, DPRD Anggaran Utamakan Layanan Dasar

    Juni 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rudy Mas’ud Sambut Kembalinya Rita Widyasari ke Golkar, Status Kader Disebut Tetap Aktif

    SittiJuni 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kembalinya mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari ke ruang publik kembali…

    Bursa Transfer Jadi Panggung Kedua Sepak Bola, Drama di Luar Lapangan Tak Kalah Sengit

    Juni 29, 2026

    Jabat Kadiskominfo, Ririn Sari Dewi Bertukar Posisi Dengan Faisal, Kini Pimpin Dispar

    Juni 29, 2026

    Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan

    Juni 29, 2026

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026
    1 2 3 … 3,179 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.