Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    April 21, 2026

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kukuhkan Bunda Literasi, Suraidah Mas’ud: Perempuan Memiliki Peran Strategis Dalam Membangun Daerah
    Diskominfo Kaltim

    Kukuhkan Bunda Literasi, Suraidah Mas’ud: Perempuan Memiliki Peran Strategis Dalam Membangun Daerah

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 19, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Mas’ud, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun harmoni dan karakter bangsa.

    Hal itu disampaikan saat menghadiri pelantikan Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, Bunda PAUD, Ketua TP Posyandu Kabupaten Mahakam Ulu, serta pengukuhan Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kaltim, yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Minggu, 19 Oktober 2025.

    Dalam sambutannya, Sarifah menyebut momen ini bukan sekadar seremoni pelantikan, tetapi simbol lahirnya semangat kolaborasi untuk membangun Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

    “Hari ini bukan hanya upacara pelantikan, tapi simbol lahirnya semangat kolaborasi membangun Kaltim. Saya bersama bunda-bunda yang dilantik hari ini memikul tanggung jawab sosial untuk membawa perubahan nyata,” ujarnya.

    Sarifah juga menegaskan bahwa perempuan adalah harmoni dan kasih dalam perjalanan pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh pengurus TP PKK dan kader di Mahulu untuk menjadikan organisasi ini bukan sekadar struktur, melainkan gerakan nyata berbasis gotong royong.

    “PKK adalah wadah pembinaan keluarga, Posyandu menjaga sehat generasi penerus, dan Bunda Literasi menyalakan pencerahan pengetahuan yang tak pernah padam. Ini semua adalah ekosistem pembangunan,” tegasnya.

    Ia mengajak seluruh pengurus untuk terus menanam kebaikan dan kebersamaan, seraya berharap langkah mereka mendapat ridho Tuhan agar Kaltim bisa melahirkan generasi emas.

    Sementara itu, Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud dalam sambutannya memberikan apresiasi dan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. Menurutnya, pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan sebagai garda terdepan pembangunan daerah.

    “Yang pintar banyak, tapi yang berkarakter lebih berharga. Karena itulah, bunda-bunda adalah sekolah pertama bagi anak-anak kita, tempat karakter dibentuk sejak dini,” kata Gubernur.

    Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kaltim terus mendorong akselerasi pembangunan yang merata hingga pelosok, termasuk Mahulu yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

    “Kami berharap amanah ini dijalankan dengan tulus dan penuh pengabdian. Pengabdian yang tulus akan memberi dampak yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tuturnya.

    Adapun para Bunda Literasi yang dikukuhkan meliputi Hj. Nurlena, S.E. (Kota Balikpapan), Hj. Dewi Yuliana, S.E. (Kabupaten Penajam Paser Utara), Sinta Rosma Yenti, M.A. (Kabupaten Paser); Andi Deezca Pravidhia Aulia (Kabupaten Kutai Kartanegara), dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG. (Kota Bontang)

    Kemudian, Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd. (Kabupaten Berau), Maria Christina Frederick Edwin, S.E. (Kabupaten Kutai Barat), Ir. Hj. Sitti Robiah (Kabupaten Kutai Timur) dan Angela Idang Belawan (Kabupaten Mahakam Ulu).

    Dengan dikukuhkannya para Bunda Literasi tersebut, diharapkan semangat membaca, menulis, dan berkarya terus menyala di seluruh pelosok Kalimantan Timur.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026

    Disperindagkop Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying LPG Jelang Lebaran

    Maret 17, 2026

    Jelang Idulfitri, Pemprov Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aksi Disabilitas di Samarinda, Tuntut BST Dikembalikan dan Akses Kerja Diperluas

    Andika SaputraApril 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Puluhan penyandang disabilitas di Kalimantan Timur (Kaltim) turut ambil bagian dalam aksi…

    Pengamanan Besar-besaran di Samarinda, 2.263 Aparat Kawal Aksi Unjuk Rasa

    April 20, 2026

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    April 20, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026
    1 2 3 … 3,064 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.