Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    59 Atlet dari Lima Daerah Ikuti Selekda Padel Kaltim Menuju Kejurnas 2026

    September 16, 2026

    Krisis Air Paksa Siswa SMA Sekolah Rakyat Samarinda Tak Lagi Tinggal di Asrama

    September 16, 2026

    DPR RI Soroti Manfaat SDA Indonesia: Negara Jangan Hanya Jadi Penonton

    September 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Krisis Air Paksa Siswa SMA Sekolah Rakyat Samarinda Tak Lagi Tinggal di Asrama
    Pendidikan

    Krisis Air Paksa Siswa SMA Sekolah Rakyat Samarinda Tak Lagi Tinggal di Asrama

    AminahBy AminahSeptember 16, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kecamatan Palaran Kota Samarinda (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Krisis air bersih mulai mengganggu operasional Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 02 Samarinda di Palaran. Keterbatasan pasokan membuat siswa jenjang SMA untuk sementara tidak lagi tinggal di asrama.

    Keputusan itu diambil ketika kebutuhan air untuk ratusan siswa tidak sebanding dengan pasokan yang tersedia. Kondisi semakin sulit setelah air asin masuk hingga ke intake dan membuat produksi air harus dihentikan ketika kadar garam melewati ambang batas.

    Kepala Dinas Sosial Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Muhammad Ishak mengatakan, gangguan tersebut bukan hanya berkaitan dengan berkurangnya debit air, tetapi juga intrusi air laut yang memengaruhi sumber air di kawasan sekolah.

    “Air asin masuk sampai ke intake di sana. Itu juga menjadi salah satu sumber sehingga pada saat kadar garam di atas ambang batas, mau enggak mau harus di-stop produksinya,” kata Ishak di DPRD Kaltim, Selasa, 15 September 2026.

    Dalam kondisi tersebut, suplai air menggunakan tangki sempat dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sekolah. Namun, kapasitas tangki dinilai tidak cukup untuk menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan air siswa yang tinggal di asrama.

    “Waktu yang sementara di SMA 16 kan sempat juga kesulitan air karena debit airnya kurang. Sehingga kami bantu melalui suplai tangki. Nah, hanya kan ya tangki kapasitasnya tahu sendiri,” ungkapnya.

    Sekolah kemudian mengambil jalan tengah dengan tidak mengasramakan siswa SMA. Sebagian besar siswa berasal dari Samarinda sehingga mereka masih memungkinkan untuk datang ke sekolah tanpa harus tinggal di asrama.

    Masalahnya, kebutuhan air tidak berhenti pada persoalan tempat tinggal. Sebelumnya, pengelola SRT 02 Samarinda menyebut sekitar 520 siswa dari jenjang SD hingga SMA membutuhkan sekitar 30.000 liter air setiap hari untuk mandi, mencuci, sanitasi, kebersihan diri, dan lingkungan.

    Setiap jenjang membutuhkan sedikitnya 10.000 liter air per hari. Dalam kondisi pasokan terganggu, suplai 5.000 liter bahkan belum mencukupi kebutuhan satu jenjang selama sehari.

    Krisis tersebut membuat pengelola harus membatasi penggunaan air dan memprioritaskan kebutuhan dasar siswa. Penampungan utama sekolah memiliki kapasitas sekitar 27.000 liter, sementara kebutuhan normal seluruh jenjang mencapai sekitar 30.000 liter per hari.

    Tidak tinggal di asrama juga memunculkan persoalan lain: bagaimana kegiatan belajar siswa SMA selama kondisi air belum normal.

    Kegiatan belajar tetap harus berjalan. Namun, ia belum mengetahui mekanisme yang diterapkan sekolah setelah siswa tidak lagi diasramakan.

    “Saya belum tahu persis mekanisme yang diambil, apakah mereka tetap hanya tidak bermalam di asrama untuk tetap belajar secara biasa atau secara hibrid. Saya belum update sampai ke sana,” katanya.

    Menurut Ishak, koordinasi terkait Sekolah Rakyat Palaran lebih banyak dilakukan Pemerintah Kota Samarinda karena sekolah tersebut berada di bawah usulan pemerintah kota.

    Sementara itu, pemerintah berharap perubahan cuaca dan meningkatnya curah hujan dapat mengurangi intrusi air laut. Dengan begitu, air asin tidak kembali masuk ke intake dan pasokan air dapat diproduksi secara normal.

    “Tapi kalau seandainya cuaca lebih baik, banyak hujan, mudah-mudahan intrusi air laut juga bisa tidak sampai ke intake. Kita harapkan suplai air bisa lebih lancar,” pungkasnya.

    Andi Muhammad Ishak Dinsos Kaltim Krisis Air Bersih Sekolah Rakyat
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    September 15, 2026

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Jadi Sumber Inspirasi Anak, Guru PAUD Dituntut Kreatif

    September 12, 2026

    Polnes Borong 9 Prestasi di KMIPN VIII 2026, Bawa Pulang Empat Gelar Juara I

    September 12, 2026

    Bunda Harum: Anak PAUD Jangan Dibebani Target Calistung

    September 11, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    59 Atlet dari Lima Daerah Ikuti Selekda Padel Kaltim Menuju Kejurnas 2026

    IraSeptember 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Sebanyak 59 atlet mengikuti Seleksi Daerah (Selekda) Padel Kalimantan Timur yang digelar…

    Krisis Air Paksa Siswa SMA Sekolah Rakyat Samarinda Tak Lagi Tinggal di Asrama

    September 16, 2026

    DPR RI Soroti Manfaat SDA Indonesia: Negara Jangan Hanya Jadi Penonton

    September 16, 2026

    Penataan Pasar Pagi Berlanjut, Pemkot Cari Skema yang Tak Rugikan Pedagang

    September 16, 2026

    137 UMKM Penyintas Dapat KEMAS, Pertamina Siapkan Pemetaan Pasokan LPG 3 Kg

    September 16, 2026
    1 2 3 … 3,344 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.