Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lampu Jembatan Mahulu Belum Menyala Penuh, PUPR Bidik Pemasangan 2027

    September 15, 2026

    Perusahaan di Samarinda Didorong Perkuat Kontribusi Tangani Kondisi Darurat

    September 15, 2026

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»KPU Samarinda: Pilkada Tanpa Kotak Kosong Bergantung pada Parpol
    Politik

    KPU Samarinda: Pilkada Tanpa Kotak Kosong Bergantung pada Parpol

    Adit MustafaBy Adit MustafaJuli 20, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda — Peserta Pilkada 2024 di Samarinda kemungkinan akan melawan kotak kosong. Sebuah fenomena dimana hanya ada satu pasangan calon yang bertarung dalam pemilihan. Dalam situasi ini, selain kotak yang berisi nama pasangan calon, terdapat pilihan kotak kosong pada surat suara. Pemilih dapat memilih antara pasangan calon atau kotak kosong.

    Teks: Ilustrasi (.ist)

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda, sebagai penyelenggara pilkada, menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kewenangan untuk mencegah kotak kosong tersebut. Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat mengungkapkan bahwa pihaknya tetap akan memberikan ruang seluas-luasnya bagi pasangan calon yang ingin bertanding, dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi.

    Firman menjelaskan bahwa ada dua jalur bagi pasangan calon untuk ikut serta dalam pilkada, yaitu melalui partai politik atau jalur independen. Pasangan calon yang maju melalui partai politik harus memenuhi syarat minimal 20 persen kursi DPRD. Sementara itu, calon independen wajib mengumpulkan dukungan berupa minimal 45.332 KTP dari masyarakat.

    “Kami membuka ruang bagi siapa pun yang memenuhi syarat untuk ikut serta dalam Pilkada 2024. Namun, kami tidak bisa mengatur dinamika politik yang menyebabkan munculnya kotak kosong,” jelas Firman, Sabtu (20/7/2024).

    Menurut Firman, kotak kosong terjadi akibat dinamika politik di suatu daerah. Oleh karena itu, KPU tidak memiliki kewenangan untuk mencegah terjadinya kotak kosong.

    “Agar tidak ada calon tunggal, partai politik seharusnya aktif dan berdinamika untuk menghadirkan pasangan calon lain, sehingga masyarakat memiliki pilihan di Pilkada 2024,” tambahnya.

    Firman menekankan bahwa tanggung jawab untuk menghadirkan lebih banyak calon ada pada partai politik. Partai politik harus bekerja keras untuk mendorong kader-kader terbaiknya maju dalam pilkada, sehingga demokrasi dapat berjalan lebih baik.

    Jika nantinya hanya ada satu pasangan calon yang maju, KPU Samarinda tetap akan melaksanakan pilkada serentak pada 27 November mendatang, sesuai dengan prosedur yang ada.

    “Kami tetap melaksanakan pilkada hingga selesai, meski hanya ada satu pasangan calon. Jika kotak kosong menang, nantinya kota akan dipimpin oleh penjabat (Pj) wali kota yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” jelas Firman.

    Pilkada Samarinda 2024 diperkirakan akan menarik perhatian banyak pihak. Calon petahana, Andi Harun, kemungkinan besar akan bertarung kembali untuk mempertahankan posisinya. Selain itu, nama Rusmadi Wongso yang dikabarkan pecah kongsi juga disebut-sebut sebagai salah satu penantang kuat. Kehadiran kandidat-kandidat lain juga diharapkan dapat memperkaya pilihan masyarakat dalam menentukan pemimpin mereka.

    Potensi kotak kosong ini menjadi tantangan tersendiri bagi demokrasi di Samarinda. Harapannya, partai politik dapat lebih aktif dalam mendorong kader-kader terbaiknya untuk maju, sehingga pilkada bisa berlangsung lebih kompetitif dan demokratis. KPU Samarinda juga terus mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi.

    Firman hidayat KPU Samarinda Pilkada 2024
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026

    Jadi Ketua Golkar Kukar Lagi, Hamas Buka Peluang Maju Pilkada

    September 15, 2026

    ABS Resmi Isi Kursi PAW DPRD Kaltim, Bawa Janji Berpihak kepada Rakyat

    September 14, 2026

    Bursa Pilwali Samarinda Mulai Memanas, PDIP Pilih Tahan Diri

    September 12, 2026

    Masih Terima Pembayaran Usai Pengelolaan Diambil Alih, Komisi II Bentuk Tim Investigasi

    September 11, 2026

    TPP Guru Samarinda Belum Dibayar, Ismail Latisi: Tidak Ada Wacana Pengurangan dan Penghilangan

    September 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Lampu Jembatan Mahulu Belum Menyala Penuh, PUPR Bidik Pemasangan 2027

    Ratu ArifanzaSeptember 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Penerangan di Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) Samarinda belum sepenuhnya tersedia pada bagian…

    Perusahaan di Samarinda Didorong Perkuat Kontribusi Tangani Kondisi Darurat

    September 15, 2026

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    September 15, 2026

    Porprov Kaltim Dua Tahun Sekali, Dispora Soroti Efisiensi Anggaran dan Pembinaan Atlet

    September 15, 2026
    1 2 3 … 3,343 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.