Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»KPK Tinjau Lokasi Tambang, Mohammad Tsani : Kami Beri Waktu 2 Minggu
    Daerah

    KPK Tinjau Lokasi Tambang, Mohammad Tsani : Kami Beri Waktu 2 Minggu

    MartinusBy MartinusAgustus 9, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nada – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama dengan Kepala Dinas ESDM Wahyu Widhi Heranata, Polresta Samarinda, dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Samarinda Edison, melakukan kunjungan kedua. Sasarannya empat (4) perusahaan tambang yang ada di wilayah Samarinda, Jum’at (09/08/2019).
    KPK diwakili 3 personil yaitu, Penasehat KPK Mohammad Tsani Annafari serta dua (2) orang dari Deputi Pencegahan Alex dan Wuri.

    Ke empat (4) perusahaan tambang yang ditinjau,  PT. Energi Cahaya Industritama (ECI), PT. Nuansacipta Coal Investment (NCI), CV. Limbuh, serta PT. Lanna Harita Indonesia (LHI).
    Sasaran pertama PT. ECI. Penasehat KPK langsung bertemu dengan salah satu perwakilan dari perusahaan.
    “Lokasi PT. ECI sendiri merupakan lokasi yang rawan longsor. Cukup disayangkan kurang tegasnya pernyataan dari pihak ECI soal lubang tambang ini. Terkesan hit and run jadinya,” kritik Tsani.
    Kadis ESDM yang diberikan tekanan oleh KPK untuk segera menindak-lanjuti hal tersebut, langsung memberikan peringatan akhir kepada pihak PT. ECI.
    Peninjauan kembali berlanjut menuju lokasi reklamasi yang digarap oleh PT. NCI. Dari kegiatan reklamasi yang digarap, KPK tidak menemukan hal-hal ganjil. Hanya saja PT. NCI masih bermasalah terkait pajak yang tertunda.
    “Kalau reklamasi yang dilakukan NCI cukup baik. Saran Saya, ajak mahasiswa dan mahasiswi Universitas Mulawarman untuk bisa membantu di reklamasi ini. Jadikan tempat ini sarana laboratorium alam untuk mereka. Untuk penunggakan pajak, NCI harus segera membayar,” terang Tsani.
    Sasaran selanjutnya ke CV Limbuh yang terletak di Jalan Mugirejo, Samarinda. Berdasarkan hasil laporan Kadis ESDM, perusahaan tambang ini melakukan kegiatan pengerukan dengan jarak cukup dekat, sekitar 500 meter dari pemukiman warga.
    “Tentunya ini melanggar. Dari jaraknya yang begitu dekat dengan pemukiman warga sekitar makanya kita tinjau,” ujarnya.
    Dan selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke PT. LHI yang berada di wilayah lahan Desa Tanah Datar, Muara Badak, Kutai Kartanegara.
    Pihak KPK bersama, Polresta Samarinda, KPP Samarinda serta perwakilan dari PT. LHI melakukan diskusi tertutup. Penasehat KPK mengaku, dalam diskusi tersebut pihaknya hanya sebagai mediasi.
    “Ada hal sensitif yang dibahas. Sejauh ini LHI sendiri termasuk perusahaan yang tertib,” pungkasnya.
    Dari peninjauan yang dilakukan ke empat (4) perusahaan tambang, KPK akan kembali meninjau (2) minggu ke depan.
    “Ada catatan untuk perusahaan yang belum membayar pajak dan kejelasan mengenai penuntasan penutupan lubang. Kami berikan waktu dua (2) minggu untuk menyelesaikan. Kami akan datang kembali untuk mengecek hasil peninjauan hari ini, persisnya kapan saya tidak bisa sebutkan. Karena KPK kalau datang berkunjung tidak pernah janjian,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jahidin Soroti Dugaan Permainan Lelang Proyek, Minta Polda dan Kejati Kaltim Turun Tangan

    Agustus 10, 2026

    Kemkomdigi Tegur YouTube usai Live Promosi Vape oleh Bigmo Libatkan Anak

    Agustus 5, 2026

    Jaringan Kalbar–Kaltim Terus Diburu, BNNP Kaltim Musnahkan Satu Kilogram Sabu

    Agustus 5, 2026

    Curanmor Dominasi Kasus Kriminal di Samarinda, Kapolresta Soroti Faktor Ekonomi

    Juli 18, 2026

    15 Tahun Menanti Sertifikat Rumah, Sengketa Nasabah dan BTN Belum Temui Titik Terang

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Ratu ArifanzaAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mencatat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan…

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Prabowo Respons Kebutuhan Sumsel, 500 Sumur Bor dan APD Disiapkan

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.