Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    Agustus 21, 2026

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»KPK Evaluasi Buruknya PBJ di Kutim
    Advertorial

    KPK Evaluasi Buruknya PBJ di Kutim

    AdminBy AdminNovember 5, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    PIC Unit Kerja Korwil Kaltim Alfi Rahman Waluyo memberikan keterangan pers usai rakor bersama pemkab Kutim di Kantor Bupati Kutim Sangatta, Kamis (5/11/2020).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Syifa – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Program pencegahan korupsi terintegrasi di seluruh pemerintah daerah (pemda) di Indonesia sudah berjalan sekitar tiga tahun. Kamis (5/11/2020), giliran Pemkab Kutai Timur yang disambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK datang untuk melakukan rapat koordinasi.

    Hadir di Kantor Bupati Kutim Sangatta dari Tim Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsubgah) Korwil IV Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Nana Mulyana dan PIC Unit Kerja Korwil Kaltim Alfi Rahman Waluyo.

    Usai rapat yang digelar tertutup, Alfi Rahman Waluyo menyampaikan pada media bahwa rakor yang bersifat rutin tersebut diadakan dalam rangka monitoring dan evaluasi pencegahan korupsi terintegrasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

    “Jadi kehadiran kami kali ini adalah rakor rutin bagaimana kita melakukan evaluasi terkait capaian pelaksanaan program yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Kutai Timur hingga bulan November ini,” terangnya.

    Alfi Waluyo menjelaskan bahwa program tersebut memiliki delapan fokus area yang ingin diperbaiki.

    “Delapan fokus area itu adalah perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, penguatan APIP, manajemen ASN, optimalisasi penerimaan daerah, pengelolaan barang milik negara atau daerah, serta dana desa,” sebutnya.

    KPK menilai delapan hal tersebut adalah aspek yang sering menjadi celah tindakan korupsi sehingga ditetapkan sebagai delapan fokus area.

    “Sebagai contoh, kita tahu kasus korupsi pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Kutai Timur. Kita punya pengalaman buruk di sana,” ujarnya.

    Oleh sebab itu, Alfi Waluyo mengungkap bahwa KPK mengagendakan rakor selama dua hari di Pemkab Kutim sebagai upaya mendorong Kutai Timur untuk memperbaiki tata kelolanya.

    “Kita bantu sehingga penindakan kasus korupsi kedepannya tidak perlu terjadi lagi. Karena memang sudah tidak ada korupsi lagi,” pungkasnya.

    DPRD Kutim KPK RI Pemkba Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    Sri Puji Dorong Optimalisasi Perda P4GN, Tes Urine Pelajar Masih Dikaji Lewat APBD

    Agustus 21, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Agustus 20, 2026

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hadapi Kekeringan, Pemkot Maksimalkan Pompa Air hingga Irigasi

    R’syaAgustus 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai memaksimalkan berbagai sumber air untuk menjaga lahan…

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    BMKG Prediksi Kemarau Masih Berlangsung hingga September, Samarinda Susun Rencana 30 Hari

    Agustus 21, 2026

    FGD Jadi Langkah Evaluasi Penataan Pasar Pagi, 700 Pedagang Masih Berjualan

    Agustus 21, 2026
    1 2 3 … 3,289 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.