Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    Beban Penyakit Jantung Tinggi, RSUD IA Moies Samarinda Siapkan Layanan Khusus

    September 19, 2026

    Dari Usia 4 Tahun hingga Senior, 508 Atlet Ramaikan Taekwondo Piala Wali Kota Samarinda

    September 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»KORMI Soroti Minimnya Akses Informasi Komunitas, Minat Olahraga Warga Tak Tersalurkan
    Olahraga

    KORMI Soroti Minimnya Akses Informasi Komunitas, Minat Olahraga Warga Tak Tersalurkan

    AminahBy AminahJuli 28, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Jenderal KORMI Nasional, Kemalsyah Nasution saat diwawancarai, Selasa, 28/7/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Banyak warga memiliki minat berolahraga, tetapi tidak pernah bergabung dengan komunitas olahraga. Bukan karena tidak ada organisasi, melainkan karena informasi mengenai keberadaan komunitas tersebut dinilai belum menjangkau masyarakat.

    Kondisi itu menjadi salah satu persoalan yang disoroti Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional. Organisasi tersebut menilai keberadaan ratusan Induk Organisasi Olahraga (INORGA) di berbagai daerah belum sepenuhnya dikenal publik, sehingga ruang partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi masih jauh dari optimal.

    “Orang itu sebenarnya punya hobi olahraga. Misalnya suka kungfu, tetapi mereka tidak tahu harus mencari komunitasnya di mana. Itu yang harus kita perbaiki, supaya masyarakat tahu ada wadah untuk menyalurkan hobinya,” kata Sekretaris Jenderal KORMI Nasional, Kemalsyah Nasution, seusai diskusi Bincang Bugar di Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Selasa, 28 Juli 2026.

    Persoalan olahraga masyarakat tidak selalu berkaitan dengan fasilitas maupun rendahnya minat warga. Yang justru menjadi hambatan adalah minimnya akses informasi mengenai organisasi olahraga yang tersedia.

    Akibatnya, banyak komunitas berjalan sendiri tanpa mampu menjangkau calon anggota baru, sementara masyarakat yang ingin berolahraga kesulitan menemukan tempat yang sesuai dengan minat mereka.

    “Program-program itu harus bisa dinikmati masyarakat. Bagaimana caranya KORMI mengajak sebanyak-banyaknya masyarakat berolahraga. Karena itu INORGA juga harus aktif dan dikenal masyarakat,” ujarnya.

    Ia mengatakan kondisi tersebut mendorong KORMI membangun Gerakan Indonesia Aktif, sebuah program nasional yang difokuskan untuk menghidupkan aktivitas organisasi olahraga masyarakat sekaligus memperluas partisipasi publik.

    Bagi KORMI, ukuran keberhasilan bukan sekadar banyaknya agenda olahraga yang digelar, melainkan bertambahnya masyarakat yang rutin beraktivitas fisik melalui komunitas olahraga.

    Kemalsyah menilai setiap orang memiliki kecenderungan memilih olahraga sesuai hobi. Karena itu, organisasi olahraga harus lebih terbuka memperkenalkan diri kepada masyarakat, baik melalui kegiatan di ruang publik maupun kolaborasi dengan pemerintah dan komunitas.

    “Kalau masyarakat tahu komunitasnya ada, mereka akan datang sendiri. Yang penting akses informasinya dibuka,” katanya.

    Gerakan Indonesia Aktif disiapkan melalui lima program utama yang berfokus pada penguatan organisasi olahraga masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi dengan pemerintah, swasta, dan komunitas.

    “Melalui pendekatan itu, KORMI berharap olahraga tidak lagi identik dengan kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat sehari-hari,” pungkasnya.

     

    Kemalsyah Nasution Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) KORMI Olahraga
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Dari Usia 4 Tahun hingga Senior, 508 Atlet Ramaikan Taekwondo Piala Wali Kota Samarinda

    September 19, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Batasi Usia Atlet 30 Tahun, Larang Peraih Emas PON Tampil

    September 18, 2026

    Jaga Transparansi, KONI Terapkan Digitalisasi Data Atlet Porprov Kaltim

    September 17, 2026

    59 Atlet dari Lima Daerah Ikuti Selekda Padel Kaltim Menuju Kejurnas 2026

    September 16, 2026

    Porprov Kaltim Dua Tahun Sekali, Dispora Soroti Efisiensi Anggaran dan Pembinaan Atlet

    September 15, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    AminahSeptember 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan Jembatan Lembak di Desa Sepaso Timur Kecamatan Bengalon Kutai Timur (Kutim)…

    Beban Penyakit Jantung Tinggi, RSUD IA Moies Samarinda Siapkan Layanan Khusus

    September 19, 2026

    Dari Usia 4 Tahun hingga Senior, 508 Atlet Ramaikan Taekwondo Piala Wali Kota Samarinda

    September 19, 2026

    Siswa SMA Keluhkan PJJ: Terkendala Jaringan hingga Sulit Fokus

    September 19, 2026

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026
    1 2 3 … 3,350 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.