Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kondisi Rupiah Melemah, Work From Cafe Masih Jadi Pilihan Pekerja Muda
    Lifestyle

    Kondisi Rupiah Melemah, Work From Cafe Masih Jadi Pilihan Pekerja Muda

    R’syaBy R’syaJuni 5, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Yoga, pekerja muda yang melakukan work from cafe, Jumat, 5/6/2026 (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Melemahnya nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp18.000 per dolar AS belum banyak memengaruhi kebiasaan sebagian pekerja muda untuk bekerja dari kafe. Bagi mereka, nongkrong di kafe tidak sekadar untuk hiburan, melainkan juga menjadi bagian dari kebutuhan kerja.

    Yoga, seorang pekerja di sektor food and beverage (F&B) mengaku masih rutin bekerja dari kafe. Menurutnya, aktivitas tersebut lebih didorong kebutuhan pekerjaan dibanding sekadar mencari tempat nongkrong.

    “Saya lebih suka work from cafe. Nongkrong di kafe lebih ke kebutuhan karena sekalian kerja juga. Dengan situasi ekonomi yang sekarang mungkin sedikit berpengaruh dalam memilih kafe, tapi enggak begitu berpengaruh,” ujarnya di Samarinda, Jumat, 5 Juni 2026.

    Untuk menjaga pengeluaran tetap terkendali, Yoga mengatakan telah mengalokasikan anggaran khusus untuk kebutuhan ngopi setiap bulan. Ia menyiapkan dana sekitar Rp800 ribu hingga Rp1 juta yang digunakan sekaligus untuk menunjang aktivitas kerjanya.

    “Saya sudah misahin budget buat ngopi. Per bulan antara Rp800 ribu sampai maksimal Rp1 juta. Tapi itu sekalian buat kerja juga, jadi enggak masalah,” terangnya.

    Yoga menyebut, seluruh biaya nongkrong tersebut berasal dari penghasilannya sendiri. Ia pun tidak selalu menghabiskan akhir pekan di kafe sehingga pendapatannya tersebut masih cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan hiburan.

    “Saya nongkrong kalau memang ada kebutuhan kerja. Tiap weekend juga nggak ke kafe kalau nggak ada kebutuhan,” tuturnya.

    Meski demikian, pria berusia 24 tahun itu tak menyangkal kenyataan bahwa kondisi ekonomi saat ini tetap memengaruhi pola konsumsi pribadinya. Ia melakukan penyesuaian lebih banyak pada pengeluaran makanan dibanding kebiasaan bekerja dari kafe.

    “Kalau pengaruh ada sedikit. Mungkin lebih ke makanan. Kalau kopi di kafe sudah jadi kebutuhan yang susah dikurangi. Kalau makanan masih bisa cari alternatif yang lebih murah karena pilihannya lebih bervariasi,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    5 Tanda Social Battery Habis, Kenali Bedanya dengan Antisosial

    Juli 11, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    Haraku Ramen Hadir Ramaikan Kuliner di Big Mall Samarinda

    Juni 26, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026

    Mobilitas Warga Samarinda Tersandera Minimnya Pilihan Transportasi Publik

    Juni 21, 2026

    Lonjakan Diabetes pada Usia Muda, Akibat Makanan Instan dan Kurang Gerak

    Juni 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Nur AjijahJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga kini, pelanggaran Work From Home (WFH) yang ditemukan di Samarinda, masih sebatas…

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.