Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Tekan Aktivitas Ekonomi, BI Salurkan Bantuan Rp2,97 Miliar ke Tujuh Provinsi

    September 23, 2026

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    September 22, 2026

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kondisi Rupiah Melemah, Work From Cafe Masih Jadi Pilihan Pekerja Muda
    Lifestyle

    Kondisi Rupiah Melemah, Work From Cafe Masih Jadi Pilihan Pekerja Muda

    R’syaBy R’syaJuni 5, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Yoga, pekerja muda yang melakukan work from cafe, Jumat, 5/6/2026 (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Melemahnya nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp18.000 per dolar AS belum banyak memengaruhi kebiasaan sebagian pekerja muda untuk bekerja dari kafe. Bagi mereka, nongkrong di kafe tidak sekadar untuk hiburan, melainkan juga menjadi bagian dari kebutuhan kerja.

    Yoga, seorang pekerja di sektor food and beverage (F&B) mengaku masih rutin bekerja dari kafe. Menurutnya, aktivitas tersebut lebih didorong kebutuhan pekerjaan dibanding sekadar mencari tempat nongkrong.

    “Saya lebih suka work from cafe. Nongkrong di kafe lebih ke kebutuhan karena sekalian kerja juga. Dengan situasi ekonomi yang sekarang mungkin sedikit berpengaruh dalam memilih kafe, tapi enggak begitu berpengaruh,” ujarnya di Samarinda, Jumat, 5 Juni 2026.

    Untuk menjaga pengeluaran tetap terkendali, Yoga mengatakan telah mengalokasikan anggaran khusus untuk kebutuhan ngopi setiap bulan. Ia menyiapkan dana sekitar Rp800 ribu hingga Rp1 juta yang digunakan sekaligus untuk menunjang aktivitas kerjanya.

    “Saya sudah misahin budget buat ngopi. Per bulan antara Rp800 ribu sampai maksimal Rp1 juta. Tapi itu sekalian buat kerja juga, jadi enggak masalah,” terangnya.

    Yoga menyebut, seluruh biaya nongkrong tersebut berasal dari penghasilannya sendiri. Ia pun tidak selalu menghabiskan akhir pekan di kafe sehingga pendapatannya tersebut masih cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan hiburan.

    “Saya nongkrong kalau memang ada kebutuhan kerja. Tiap weekend juga nggak ke kafe kalau nggak ada kebutuhan,” tuturnya.

    Meski demikian, pria berusia 24 tahun itu tak menyangkal kenyataan bahwa kondisi ekonomi saat ini tetap memengaruhi pola konsumsi pribadinya. Ia melakukan penyesuaian lebih banyak pada pengeluaran makanan dibanding kebiasaan bekerja dari kafe.

    “Kalau pengaruh ada sedikit. Mungkin lebih ke makanan. Kalau kopi di kafe sudah jadi kebutuhan yang susah dikurangi. Kalau makanan masih bisa cari alternatif yang lebih murah karena pilihannya lebih bervariasi,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Mager dan Sembelit: Mengapa Aktivitas Fisik Sangat Menentukan Kelancaran Pencernaan?

    September 20, 2026

    Usia 30 Tahun, Idealnya Punya Tabungan Sebesar Gaji Setahun? Ini Patokan dan Cara Mengejarnya

    September 19, 2026

    BIFF Dorong Wastra dan Kriya Kaltim Naik Kelas ke Pasar Global

    September 10, 2026

    BIFF Siapkan Siswa SMK Kaltim Tampil di Melbourne

    September 10, 2026

    BIFF 2026 Hadirkan 400 Koleksi, Fashion Show Digelar Eksklusif di Odah Etam

    September 10, 2026

    Kenapa Salt Bread Makin Dilirik? Roti Jepang yang Menembus Tren Bakery

    Agustus 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Tekan Aktivitas Ekonomi, BI Salurkan Bantuan Rp2,97 Miliar ke Tujuh Provinsi

    Ratu ArifanzaSeptember 23, 2026

    Insitekaltim, Balikpapan – Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tak hanya mengganggu kesehatan masyarakat, tetapi…

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    September 22, 2026

    Kaltim Mulai Masuk Prioritas Karhutla Nasional, Luasan Terbakar Capai 6.333 Hektare

    September 22, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026

    Fuel Card Samarinda Belum Diberlakukan, 4.900 Kendaraan Masih Terblokir

    September 22, 2026
    1 2 3 … 3,358 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.