Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Komunikasi Jadi Kunci Hubungan Sehat Anak Muda
    Lifestyle

    Komunikasi Jadi Kunci Hubungan Sehat Anak Muda

    R’syaBy R’syaJuni 3, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi anak muda menjaga hubungan sehat dengan komunikasi (foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah padatnya aktivitas dan perkembangan teknologi digital, menjaga hubungan asmara menjadi tantangan tersendiri bagi banyak anak muda. Komunikasi yang baik dinilai menjadi salah satu kunci utama agar hubungan tetap berjalan sehat dan harmonis.

    Salah satu remaja di Samarinda, Wawa mengaku menjalani hubungan jarak jauh atau long distance relationship (LDR) dengan pasangannya yang tinggal di Bontang. Meski terpisah jarak, ia berusaha menjaga komunikasi setiap hari melalui telepon maupun video call.

    “Aku kebetulan LDR. Setiap hari telepon atau video call. Jarang chat, biasanya lebih sering telepon,” ujarnya di Samarinda, Rabu, 3 Juni 2026.

    Ia mengatakan, komunikasi menjadi fondasi penting dalam sebuah hubungan dan tidak sedikit hubungan yang berakhir karena pasangan gagal membangun komunikasi yang baik.

    “Komunikasi penting banget karena namanya pacaran ya untuk komunikasi. Kadang orang komunikasinya buruk akhirnya hubungan enggak lanjut,” terangnya.

    Wawa menambahkan, media sosial dan aplikasi pesan instan memang membantu pasangan yang terpisah jarak. Namun, tidak jarang komunikasi melalui teks justru memicu kesalahpahaman.

    “Karena LDR, media sosial sangat berpengaruh. Kadang kalau cuma chat sering salah paham. Apalagi kalau mood lagi enggak bagus, chat dia yang sebenarnya biasa aja aku bacanya bisa nada marah,” ungkap gadis berusia 23 tahun itu.

    Karena itu, ia dan pasangannya lebih memilih berkomunikasi melalui telepon atau video call agar emosi dan maksud pembicaraan dapat tersampaikan dengan lebih jelas. Selain komunikasi, Wawa menyebut hubungan yang sehat juga dibangun atas dasar kepercayaan. Baginya, seseorang harus mampu menghargai diri sendiri dan keluarganya sebelum membangun hubungan yang baik dengan pasangan.

    Sementara itu, Ayu yang juga merupakan seorang remaja berusia 22 tahun berpendapat bahwa menjaga hubungan di tengah kesibukan bukan perkara mudah. Namun, komunikasi sederhana seperti saling memberi kabar tetap penting dilakukan agar pasangan merasa diperhatikan.

    “Kalau lagi sibuk, paling tidak tetap ngabarin. Enggak harus ngobrol lama yang penting pasangan tahu kita lagi apa dan baik-baik saja,” jelasnya.

    Ayu meyakini, perhatian dalam hubungan tidak selalu harus diwujudkan melalui kata-kata romantis. Sikap dan tindakan nyata justru sering kali lebih bermakna bagi pasangan.

    “Kadang yang bikin nyaman itu bukan kata-katanya, tapi tindakannya. Saat kita butuh, dia ada dan menunjukkan perhatian lewat perbuatan,” tuturnya.

    Meski memiliki cara berbeda dalam menjalani hubungan, keduanya sepakat bahwa komunikasi yang terbuka dan rasa saling percaya menjadi faktor penting untuk mempertahankan hubungan di tengah berbagai tantangan kehidupan modern.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    September 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    AminahOktober 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polresta Samarinda mulai menelusuri laporan dugaan kelalaian medis yang melibatkan dokter spesialis…

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.