Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Juni 12, 2026

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Komisi IV DPRD Kaltim Adakan Rapat Bersama DP3A
    DPRD Kaltim

    Komisi IV DPRD Kaltim Adakan Rapat Bersama DP3A

    AdminBy AdminNovember 19, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Apriliani – Editor : Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Komisi IV adakan rapat bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) di lantai 3 gedung D DPRD, terkait kasus-kasus perempuan dan anak yang terjadi di Kaltim.
    Ketua Komisi IV, Drs. H. Rusman Ya’qub, S. Pd., M.Si menerangkan bahwa Komisi IV baru berjalan kurang lebih 3 bulan, dan AKD terbentuk pada bulan Oktober sehingga Komisi IV ini baru sebulan terbentuk.

    “Selaku Ketua Komisi IV, tentu kita harus saling mengenal. Karena kita merupakan mitra kerja,” ungkapnya memimpin rapat.
    Pembahasan hari ini bersama DP3A, seputar Kaltim yang termasuk, sebagai Provinsi yang rentan dengan kasus-kasus perempuan dan anak.
    “Tentu dengan dinamika sosial, ini perlu menjadi perhatian, karena biasanya problem sosial ini sering terjadi seperti gunung es,” imbuhnya.
    “Yang penting, harus diskusikan permasalahan yang terjadi, apalagi Kaltim ditunjuk sebagai IKN, nah IKN ini akan dipindah pada tahun 2024,” kata Rusman.
    Di berbagai tempat ketika Kaltim ditunjuk IKN, maka akan terjadi migrasi yang luar biasa. Kalau tahun 2025 sudah mulai beroperasi, maka di Kaltim penduduknya bisa tembus sekitar 8 sampai 10 juta.

    “Akan ada ASN yang pindah ke sini, dan pastinya akan ada penduduk yang bermigrasi untuk mencari suasana baru,” terangnya.
    Rusman mengungkapkan bahwa kedepannya perlu samakan pandangan dan persepsi.
    “Persepsi seperti untuk akan mau dibawa kemana IKN ini. Paling tidak di 2020 ini, harus ada pola perkembangan teknis untuk ke depannya,” tegasnya.
    Lalu juga pembahasan berikutnya, yaitu tentang kependudukan. Hal ini berkaitan dengan konsep di tingkat provinsi.
    “Kami mencoba merencanakan rapat bersama BKKBN kemudian DP3A. Mengenai data kita yang tidak berbasis kepada data penduduk saja,” tuturnya.
    Lalu kasus yang terjadi pada Basis Perkotaan, akibat dari perkembangan informasi, banyak kasus-kasus yang terjadi tidak mengenal daerah perkotaan ataupun pelosok.
    “Ada juga beberapa kabupaten/kota yang rentan terhadap problem sosial. Yang paling mutakhir itu ada yang datang ke kita, dan melaporkan bahwa ada perusahaan yang tidak membayarkan BPJS. Intinya, kita akan berusaha membantu mitra-mitra yang bekerjasama dengan Komisi IV,” tuturnya.

    Ditemui usai rapat, Ir. Hj. Halda Arsyad, MM mengaku bahwa jumlah korban kekerasan berdasarkan usia di Kaltim menurun.
    “Data ini mulai per November, dan penurunan jumlah juga lumayan baik. Semoga ini tetap terus berlanjut, dan tidak bertambah,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    PDIP Tak Goyah Meski Paripurna Batal, Hak Angket Tetap Didorong

    Juni 12, 2026

    Tingkat Kepuasan Presiden Capai 68,2 Persen, Publik Nilai Kinerja Prabowo-Gibran Positif

    Juni 12, 2026

    Golkar Tegas Tolak Hak Angket, Usulan terhadap Gubernur Kaltim Masih Prematur

    Juni 11, 2026

    Patuh Pada Partai, PAN Klaim Tak Hadiri Sidang Paripurna Hak Angket

    Juni 10, 2026

    Tak Ikut Paripurna Angket, Sarkowi Konsisten Pilih Interpelasi

    Juni 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Meutya: Orang Tua Harus Lindungi Anak di Ruang Digital

    R’syaJuni 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan orang tua harus berperan aktif…

    Penumpang Bandara Sepinggan Turun, Harga Tiket Naik hingga Rp800 Ribu Dipicu Avtur

    Juni 12, 2026

    BPJS Ketenagakerjaan, Pastikan Pekerja Korban PHK Berhak Terima JKP hingga Enam Bulan

    Juni 12, 2026

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    Skateboard Makin Diminati, KIS Kaltim Buka Ruang bagi Pemula

    Juni 12, 2026
    1 2 3 … 3,141 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.