Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hangatkan Hari Raya Dengan Kepedulian di Iduladha, PWI Kaltim Salurkan Kurban bagi Insan Pers

    Mei 28, 2026

    Tamu Tak Sebanyak Idulfitri, Warung Puncak Buka Habis Zuhur Saat Iduladha

    Mei 28, 2026

    Tanggal Tua Tapi Kebagian Daging Kurban? Anak Kos Bisa Coba 7 Menu Simpel Ini

    Mei 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Klaim BPJS Rumah Sakit di Riau Tertunggak Hingga Rp1 Triliun
    Nasional

    Klaim BPJS Rumah Sakit di Riau Tertunggak Hingga Rp1 Triliun

    SeliBy SeliJuli 8, 202103 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rumah Sakit Aulia, Panam Pekanbaru Riau
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Pekanbaru – Sejumlah rumah sakit (RS) di Riau belum mendapat pembayaran klaim penanganan Covid-19 yang melalui BPJS Kesehatan bahkan besarannya hingga hampir mencapai Rp1 triliun.

    Beberapa RS di Riau sangat berharap kepada pemerintah pusat untuk membantu membayarkan klaim penanganan Covid-19. Dimana total penagihan tersebut diperkirakan mencapai hampir Rp1 triliun untuk tahun 2020 dan 2021 ini.

    “Tunggakan BPJS Kesehatan kepada rumah sakit di Riau mencapai hampir Rp1 triliun,” ungkap Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Daerah Riau, dr. Nuzelly Husnedi melalui siaran pers kepada redaksi ini, Kamis (8/7/2021)

    Namun demikian, ia belum memperoleh berapa rincian tunggakan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kepada masing-masing rumah sakit di Riau yang menangani Covid-19.

    Disamping itu, pihaknya telah mengirim surat kepada Menteri Kesehatan terkait tunggakan tersebut. Namun dalam surat tersebut tunggakan yang disampaikan hanya untuk tahun 2020 yaitu sebesar Rp593 miliar.

    Pada sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan bahwa dirinya sangat berharap agar pemerintah pusat segera menyelesaikan klaim BPJS kesehatan RS di Riau yang menangani pasien Covid-19.

    “Jika tadi diberi kesempatan bicara, kami akan menanyakan terkait klaim rumah sakit yang seharusnya segera dibayar,” kata Syamsuar usai mengikuti rapat koordinasi terbatas (Rakortas) evaluasi pelaksanaan PPKM mikro diperketat yang dipimpin Menko Perekonomian secara virtual, di Gedung Daerah Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (7/7/2021).

    Menurutnya, penyelesaian terkait klaim rumah sakit ini harus menjadi prioritas karena ini berkaitan dengan kebutuhan rumah sakit.

    Pasalnya dalam rapat virtual tersebut turut hadir Menteri Keuangan sehingga bisa menjadi momen yang pas untuk membahas persoalan ini.

    “Itu nomor satu yang harus menjadi prioritas. Tapi saya tidak bisa ngomong karena tak diberi kesempatan bicara. Padahal tadi Menteri Keuangan hadir dalam rapat virtual. Karena sekarang rumah sakit membutuhkan itu (pembayaran klaim BPJS di RS),” jelasnya.

    Dalam rakortas itu, Syamsuar mengaku Menteri Keuangan yang hadir dalam rapat memang sudah menyampaikan, bahwa masalah klaim ini segera diselesaikan. Namun belum ada kepastian kapan akan diselesaikan.

    “Tadi klaim yang disampaikan Ibu (Menteri Keuangan) akan diselesaikan. Tapi kita belum tahu kapan akan diselesaikan,” ujarnya.

    Pada Selasa (6/7/2021), Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi juga menyebutkan sejumlah rumah sakit di Pekanbaru belum menerima pembayaran tagihan penanganan Covid-19.

    “Keluhan kami, klaim kepada BPJS untuk tagihan penanganan Covid-19 belum cair. Menurut laporan Dinas Kesehatan Pekanbaru, bahkan ada dari tahun 2020 belum dibayar,” kata Ayat kepada awak media.

    Kata dia, misalnya tunggakan untuk tagihan penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru. Ia berharap semoga segera dibayar tunggakan tersebut. 

    “Lumayan sekali ya, di RSD Madani saja ada Rp18 Miliar, sedangkan ada 21 rumah sakit lain, sudah berapa. Mudah-mudahan segera ya,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026

    Anak Muda Didorong Jadi Pencipta Kerja di Tengah Dominasi Sektor Informal

    Mei 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hangatkan Hari Raya Dengan Kepedulian di Iduladha, PWI Kaltim Salurkan Kurban bagi Insan Pers

    R’syaMei 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban…

    Tamu Tak Sebanyak Idulfitri, Warung Puncak Buka Habis Zuhur Saat Iduladha

    Mei 28, 2026

    Tanggal Tua Tapi Kebagian Daging Kurban? Anak Kos Bisa Coba 7 Menu Simpel Ini

    Mei 28, 2026

    Kaltim Tegas! Pabrik Dilarang Pangkas Harga Sawit Sepihak Usai Kebijakan Ekspor SDA

    Mei 28, 2026

    Guru PPPK Kaltim Adukan Penempatan Jauh dari Keluarga hingga Sulit Dapat Sertifikasi

    Mei 28, 2026
    1 2 3 … 3,109 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.