Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    Juli 15, 2026

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kukar»Tamu Tak Sebanyak Idulfitri, Warung Puncak Buka Habis Zuhur Saat Iduladha
    Kukar

    Tamu Tak Sebanyak Idulfitri, Warung Puncak Buka Habis Zuhur Saat Iduladha

    R’syaBy R’syaMei 28, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Warung Puncak Jalan Samarinda-Bontang kilometer 74 (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Perayaan Iduladha identik dengan suasana berkumpul bersama keluarga dan menikmati hidangan daging kurban di rumah. Orang yang memiliki usaha seperti warung pun banyak yang tutup sementara.

    Berbeda dengan kebanyakan warung yang memilih tutup, Warung Puncak yang beralamat di Jalan Samarinda-Bontang kilometer 74 justru tetap buka saat Hari Raya Iduladha walau dengan jam buka yang berbeda dari hari biasa.

    Teks: Pemilik Warung Puncak, Wahid (Insitekaltim/R’sya)

    “Kami Iduladha tetap buka, hanya bukanya habis zuhur. Di hari biasa termasuk hari ini setelah Iduladha bukanya sudah dari pagi dan sampai malam,” terang pemilik warung, Wahid, di Desa Prangat Selatan, Kamis, 28 Mei 2026.

    Ia mengaku, jumlah pembeli saat Iduladha memang menurun dibandingkan hari biasa. Banyak warga memilih menikmati masakan dari daging kurban di rumah masing-masing sehingga kebutuhan membeli makanan di warung menjadi berkurang.

    “Jelas berbeda. Enggak seberapa banyak orang, karena sudah punya daging dan lauk sendiri,” tutunya.

    Meski begitu, Wahid memilih tetap membuka warung karena merasa lebih produktif berada di tempat usahanya daripada hanya berdiam di rumah. Selain itu, ia menilai suasana Iduladha berbeda dengan Idulfitri yang biasanya dipenuhi kunjungan tamu keluarga.

    “Kalau Iduladha kan enggak seberapa ada tamu. Jadi habis zuhur saja ke warung,” jelasnya.

    Berbeda dengan Iduladha, Wahid mengaku selalu menutup warung selama tiga hari saat Idulfitri untuk fokus menerima tamu dan berkumpul bersama keluarga di rumah.

    “Kalau Idulfitri saya tutup tiga hari. Jatahnya tiga hari di rumah untuk para tamu,” ucapnya.

    Pada hari setelah Iduladha, Wahid sudah kembali beraktivitas sejak pagi. Ia menuturkan bahwa kesehariannya dimulai setelah mengantar anak sekolah dan memasak untuk persiapan makan siang pelanggan.

    “Yang penting untuk makan siang sudah ready,” katanya.

    Wahid mengaku bersyukur karena pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun ini dirinya baru pertama kali menerima daging kurban dari warga RT 9. Sebelumnya pernah mendapat saat ia tinggal di RT 2.

    “Selama tiga periode Iduladha itu enggak pernah nyembelih. Jadi ada inisiatif beberapa orang mengadakan kurban. Dagingnya bagus, ada dapat hampir satu kilogram campur sama jeroan dan lainnya,” ungkapnya.

    Daging kurban yang diterimanya langsung diolah menjadi soto daging dan disantap bersama keluarga pada malam harinya. Ia pun berharap, usaha warung makannya bisa terus berkembang dan memberikan pelayanan yang lebih baik ke depan.

    “Semoga ke depannya lebih baik, penyajian lebih baik, semuanya lebih baik dan semoga saya selalu diberi kesehatan,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Saat Ekonomi Lesu, Kadin Kukar Pilih Gas Kolaborasi: Dari Logistik hingga Pariwisata

    Mei 13, 2026

    Masjid Baru Usai Renovasi, Suasana Lebaran di Al Muqarabbin Terasa Lebih Hangat dan Khidmat

    Maret 21, 2026

    Harga Daging Tembus Rp180 Ribu, Pedagang Soroti Kenaikan Modal Jelang Lebaran

    Maret 18, 2026

    Khotbah Jumat di Loa Kulu, Ramadan Diingatkan sebagai Momentum Perbaikan Diri

    Februari 20, 2026

    Manfaatkan Combine Harvester, Petani Loa Kulu Percepat Panen Padi di Musim Puasa

    Februari 20, 2026

    Hari Pertama Ramadan, Pasar Takjil Loa Kulu Mulai Ramai Diserbu Warga

    Februari 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    Nur AjijahJuli 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim Awang Khaliq mengatakan, sebagai…

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Dinkes Kota Samarinda Genjot Skrining HIV, Baru Capai 45 Persen, Dari Target 43.189 Sasaran

    Juli 15, 2026
    1 2 3 … 3,216 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.