
Reporter : Angel – Editor : Redaksi
Insitekaltim, Bontang – Musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta – Pontianak menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia termasuk Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Kemudian yang korban baik penumpang, awak kabin dan staf diterima amal ibadahnya dan diampuni dosanya,” kata Andi Faizal saat ditemui usai rapat, Senin (11/1/2021).
Sebelumnya pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 mil laut di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki, pada saat akan menambah ketinggian ke 13.000 kaki.
Pesawat tinggal landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari rencana penerbangan sebelumnya pukul 13.35 WIB karena faktor cuaca.
Berdasarkan data manifes penerbangan, pesawat yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah 50 penumpang tersebut, terdapat 40 orang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas 6 kru aktif dan 6 kru ekstra.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pesawat tersebut hilang kontak pasca 4 menit lepas landas.

