Insitekaltim, Samarinda – Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda Yosua Laden, meminta seluruh partai politik (parpol) di Kota Samarinda menjaga kondusivitas dan menghindari isu yang berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menanggapi pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Kota Samarinda.
Yosua mengapresiasi PAN yang turut memberikan pembelajaran politik kepada para kadernya di tingkat kecamatan.
Menurutnya, pemahaman terhadap perkembangan informasi politik penting agar kader mampu menghadapi berbagai dinamika politik ke depan.
“Kami dari Kesbang mengucapkan terima kasih. Dari Partai Amanat Nasional melakukan pembinaan, melakukan pembelajaran politik kepada seluruh kader yang ada di Kota Samarinda,” ujar Yosua, Selasa, 18 Agustus 2026.
Ia menilai pembelajaran tersebut menjadi hal positif, terlebih perkembangan aturan dan dinamika kepemiluan terus berubah. Karena itu, kader partai dinilai perlu memahami berbagai informasi terbaru terkait politik dan pemilu.
Yosua juga mengatakan pemerintah daerah perlu mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan dinamika politik yang berkembang ke depan.
“Tadi juga seperti disampaikan oleh Ketua DPW dari partai, seluruh kader juga harus siap menghadapi bagaimana apakah pemilihan terbuka, tertutup, dan sebagainya. Nah, ini juga termasuk dari pemerintah kota juga harus bersiap diri menghadapi segala macam dinamika yang ada,” katanya.
Di sisi lain Kesbangpol menaruh perhatian terhadap upaya seluruh parpol dalam menjaga suasana politik tetap kondusif. Yosua mengingatkan agar perbedaan politik tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.
“Terkait dengan hal ini, yang jadi perhatian dari Kesbang adalah bagaimana semua parpol ini bisa menjaga kondusivitas. Kita menghindari yang namanya hoaks, perbedaan SARA, isu-isu ini yang jangan sampai diungkit,” tegasnya.
Menurut Yosua kepentingan jangka panjang Kota Samarinda harus ditempatkan di atas kepentingan politik jangka pendek. Ia berharap perbedaan pilihan maupun kepentingan politik tidak sampai memecah persatuan masyarakat.
“Karena seperti yang saya sampaikan, kepentingan jangka panjang Kota Samarinda itu yang paling penting. Jangan hanya kepentingan jangka pendek, akhirnya kita jadi terpecah belah,” tuturnya.
Kepada para kader PAN yang baru dilantik, Yosua berharap pembelajaran politik yang diperoleh dapat diterapkan di tengah masyarakat. Ia juga mendorong kader menjadi agen perubahan sekaligus membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi politik kepada masyarakat.
“Pesan saya adalah semoga pembelajaran hari ini bisa bermanfaat. Kemudian yang kedua, kita juga berharap para kader yang ada ini bisa menjadi agen perubahan di masyarakat,” pungkasnya.

