Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi
    Olahraga

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 24, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi atlet lari dengan bantuan kaki palsu yang digunakan oleh atlet penyandang disabilitas. (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kediri – Partisipasi penyandang disabilitas dalam kegiatan olahraga masih menjadi tantangan dalam pengembangan olahraga nasional. Dari sekitar 22,9 juta penyandang disabilitas, baru sekitar 11,6 persen yang tercatat aktif berolahraga.

    Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu pekerjaan penting dalam upaya menemukan dan mengembangkan bibit atlet disabilitas berprestasi. Semakin luas partisipasi masyarakat dalam olahraga, semakin besar pula peluang munculnya potensi atlet dari berbagai daerah.

    Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), Rika Aninggar Fitriasari, dalam Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” di Kota Kediri, Minggu, 23 Agustus 2026.

    Menurut Rika, rendahnya partisipasi olahraga membuat potensi atlet disabilitas belum dapat berkembang secara optimal. Karena itu, pengembangan olahraga disabilitas tidak cukup hanya berfokus pada pembinaan atlet yang sudah ada, tetapi juga perlu memperluas akses masyarakat untuk mengenal dan mengikuti kegiatan olahraga.

    “Partisipasi yang tinggi ini menjadi kunci atau fondasi untuk menemukan potensi-potensi menjadi calon-calon atlet disabilitas yang berprestasi. Potensi ini tidak akan berkembang pesat dengan partisipasi yang rendah,” ujar Rika.

    Ia mengatakan, penggerak olahraga di daerah memiliki peran penting dalam menemukan potensi tersebut. Mereka tidak hanya dituntut mampu melatih calon atlet, tetapi juga mendampingi dan mengembangkan berbagai potensi olahraga yang dimiliki penyandang disabilitas.

    “Kami berharap kepada teman-teman bahwa jadilah pelatih yang menggerakkan, jadilah pendamping yang menguatkan dan jadilah pemimpin yang melahirkan perubahan,” katanya.

    Pengembangan pembinaan juga perlu menyesuaikan dengan kebutuhan penyandang disabilitas. Rika menyebut metode pelatihan dapat terus dikembangkan, termasuk dengan memanfaatkan metode pembelajaran campuran atau blended learning agar pembinaan olahraga dapat menjangkau lebih banyak peserta.

    Di tingkat daerah, akses terhadap informasi dan kegiatan olahraga disabilitas masih menjadi kendala. Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Kediri, Nanda Mei Sholihah, mengatakan kondisi tersebut terutama dirasakan penyandang disabilitas yang tinggal di wilayah terpencil.

    Menurut Nanda, keterbatasan akses membuat pencarian calon atlet masih harus dilakukan secara langsung. Salah satu cara yang hingga kini dipertahankan adalah mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah untuk menemukan penyandang disabilitas yang memiliki ketertarikan dan potensi di bidang olahraga.

    “Sejauh ini masih menggunakan cara dari pintu ke pintu yang masih kita pertahankan untuk menarik potensi-potensi calon atlet muda yang memang tertarik di dunia olahraga disabilitas,” jelasnya.

    Ia menilai perlu adanya kolaborasi lebih luas untuk membuka akses olahraga bagi penyandang disabilitas. Dengan akses yang semakin terbuka, lebih banyak masyarakat dapat terlibat dalam aktivitas olahraga sekaligus memberi peluang bagi munculnya calon atlet berprestasi dari daerah.

    “Untuk itu kita bisa berkolaborasi dan berharap kita semua mendukung perkembangan olahraga disabilitas untuk teman-teman yang mungkin aksesnya masih kurang untuk bergabung,” pungkasnya.

     

    Atlet Disabilitas Kemenpora RI Rika Aninggar Fitriasari
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tantangan 81K Ubah Kebiasaan ASN Samarinda, dari Jalan Mulai Bisa Lari

    Agustus 23, 2026

    Patrik Le Giang Jadi Kunci, Vietnam Tundukkan Thailand 2-0

    Agustus 23, 2026

    Dari Prancis ke Kudus, Timnas Putri U-17 Indonesia Ditempa di Level Internasional

    Agustus 22, 2026

    Gowes Wisata Kaltim Bakal Digelar Tiap Dua Bulan, Sasar Destinasi dan Usaha Lokal

    Agustus 22, 2026

    HYROX Makin Diminati Perempuan, Olahraga Beban Tak Lagi Identik dengan Pria

    Agustus 21, 2026

    Tren Lari Makin Besar, Industri Olahraga Ikut Tumbuh

    Agustus 20, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan pasien ibu dan bayi yang membutuhkan rujukan lintas daerah menjadi salah…

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026

    Beri Kelonggaran Sopir Truk ODOL, Andi Harun Berikan Tenggat 3 Bulan Jelang Pemblokiran BBM

    Agustus 24, 2026

    Lebih dari 200 Titik Api Terdeteksi, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,295 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.