Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Kemenag Kaltim dan KPK Gelar Safari Antikorupsi, Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi
    Pendidikan

    Kemenag Kaltim dan KPK Gelar Safari Antikorupsi, Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi

    Andika SaputraBy Andika SaputraNovember 25, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan Safari Antikorupsi sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang bahaya korupsi serta pentingnya nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.

    Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, H. Abdul Khaliq, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada KPK yang terus menggencarkan edukasi antikorupsi di berbagai daerah.

    “Saya memberikan apresiasi luar biasa kepada KPK karena kita dapat berkumpul dalam kegiatan safari ini. Semoga melalui kegiatan ini kita semakin memahami dampak korupsi yang merugikan negara dan masyarakat,” ujar Abdul Khaliq pada selasa, 25 November 2025.

    Abdul Khaliq menegaskan bahwa korupsi merupakan perbuatan yang dilarang oleh agama apa pun. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan memiliki peran besar dalam membentuk efektivitas pemahaman dan pencegahan korupsi sejak dini.

    “Melalui kegiatan ini, kita berharap nilai-nilai kehidupan yang sejalan dengan ajaran agama dapat diterapkan dalam keseharian,” tambahnya.

    Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai bagian dari kontrol publik. Menurutnya, amanat undang-undang mengenai pemberdayaan antikorupsi harus dimulai dari lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan.

    Sementara itu, Bunga A. S. Abadiyah, Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi KPK, menjelaskan bahwa korupsi berdampak langsung pada sendi-sendi kehidupan masyarakat, termasuk meningkatnya kemiskinan dan menurunnya kualitas layanan publik.

    “KPK terus berupaya memutus praktik korupsi karena dampaknya sangat merusak,” tegasnya.

    Bunga memaparkan bahwa KPK memiliki trisula pemberantasan korupsi, yaitu pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Pendidikan dan pencegahan menjadi langkah utama, namun jika keduanya tidak lagi efektif maka penindakan akan dilakukan. Ia menekankan bahwa tiga strategi ini tidak akan berjalan tanpa dukungan masyarakat.

    “Kita mulai dari hal kecil, seperti tidak memanipulasi absen atau datang terlambat. Itu bagian dari integritas,” ujarnya.

    Dalam kegiatan tersebut, KPK juga memperkenalkan buku keagamaan antikorupsi yang berisi sembilan nilai integritas yang disandingkan dengan ajaran agama. Buku ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya hidup bebas dari praktik korupsi.

    Abdul Khaliq menambahkan diharapkan seluruh peserta agar menjaga integritas dan terus menerapkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026

    IKIP PGRI Kaltim Siapkan UKM Baru, Bidik Prestasi Mahasiswa di Tingkat Nasional

    Juni 14, 2026

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Gelombang Pensiun dan Efisiensi Anggaran, Sekolah di PPU Hadapi Tantangan Berat

    Juni 12, 2026

    Dua Bulan Pascakebakaran, Perbaikan Delapan Ruang Kelas SMPN 2 Samarinda Segera Dilelang

    Juni 12, 2026

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.