Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Kemenag Kaltim dan KPK Gelar Safari Antikorupsi, Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi
    Pendidikan

    Kemenag Kaltim dan KPK Gelar Safari Antikorupsi, Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi

    Andika SaputraBy Andika SaputraNovember 25, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan Safari Antikorupsi sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang bahaya korupsi serta pentingnya nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.

    Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, H. Abdul Khaliq, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada KPK yang terus menggencarkan edukasi antikorupsi di berbagai daerah.

    “Saya memberikan apresiasi luar biasa kepada KPK karena kita dapat berkumpul dalam kegiatan safari ini. Semoga melalui kegiatan ini kita semakin memahami dampak korupsi yang merugikan negara dan masyarakat,” ujar Abdul Khaliq pada selasa, 25 November 2025.

    Abdul Khaliq menegaskan bahwa korupsi merupakan perbuatan yang dilarang oleh agama apa pun. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan memiliki peran besar dalam membentuk efektivitas pemahaman dan pencegahan korupsi sejak dini.

    “Melalui kegiatan ini, kita berharap nilai-nilai kehidupan yang sejalan dengan ajaran agama dapat diterapkan dalam keseharian,” tambahnya.

    Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai bagian dari kontrol publik. Menurutnya, amanat undang-undang mengenai pemberdayaan antikorupsi harus dimulai dari lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan.

    Sementara itu, Bunga A. S. Abadiyah, Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi KPK, menjelaskan bahwa korupsi berdampak langsung pada sendi-sendi kehidupan masyarakat, termasuk meningkatnya kemiskinan dan menurunnya kualitas layanan publik.

    “KPK terus berupaya memutus praktik korupsi karena dampaknya sangat merusak,” tegasnya.

    Bunga memaparkan bahwa KPK memiliki trisula pemberantasan korupsi, yaitu pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Pendidikan dan pencegahan menjadi langkah utama, namun jika keduanya tidak lagi efektif maka penindakan akan dilakukan. Ia menekankan bahwa tiga strategi ini tidak akan berjalan tanpa dukungan masyarakat.

    “Kita mulai dari hal kecil, seperti tidak memanipulasi absen atau datang terlambat. Itu bagian dari integritas,” ujarnya.

    Dalam kegiatan tersebut, KPK juga memperkenalkan buku keagamaan antikorupsi yang berisi sembilan nilai integritas yang disandingkan dengan ajaran agama. Buku ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya hidup bebas dari praktik korupsi.

    Abdul Khaliq menambahkan diharapkan seluruh peserta agar menjaga integritas dan terus menerapkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    SDN 010 Samarinda Target Adiwiyata Nasional 2026, Tekan Sampah Plastik dari Kebiasaan Siswa

    Agustus 11, 2026

    Bukan Sekadar Lomba, SDN 010 Samarinda Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme Lewat HUT RI

    Agustus 10, 2026

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Bukan Sekadar Upacara, Anak Muda Samarinda Maknai Kemerdekaan Lewat Kebebasan Memilih dan Berkarya

    Agustus 8, 2026

    3.000 Bendera Merah Putih Kaltim Siap Dibagikan, Sasar Pelajar hingga Komunitas

    Agustus 7, 2026

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.