Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    Agustus 15, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Kemenag Kaltim dan KPK Gelar Safari Antikorupsi, Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi
    Pendidikan

    Kemenag Kaltim dan KPK Gelar Safari Antikorupsi, Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi

    Andika SaputraBy Andika SaputraNovember 25, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan Safari Antikorupsi sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang bahaya korupsi serta pentingnya nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.

    Kepala Kanwil Kemenag Kaltim, H. Abdul Khaliq, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada KPK yang terus menggencarkan edukasi antikorupsi di berbagai daerah.

    “Saya memberikan apresiasi luar biasa kepada KPK karena kita dapat berkumpul dalam kegiatan safari ini. Semoga melalui kegiatan ini kita semakin memahami dampak korupsi yang merugikan negara dan masyarakat,” ujar Abdul Khaliq pada selasa, 25 November 2025.

    Abdul Khaliq menegaskan bahwa korupsi merupakan perbuatan yang dilarang oleh agama apa pun. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan memiliki peran besar dalam membentuk efektivitas pemahaman dan pencegahan korupsi sejak dini.

    “Melalui kegiatan ini, kita berharap nilai-nilai kehidupan yang sejalan dengan ajaran agama dapat diterapkan dalam keseharian,” tambahnya.

    Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai bagian dari kontrol publik. Menurutnya, amanat undang-undang mengenai pemberdayaan antikorupsi harus dimulai dari lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan.

    Sementara itu, Bunga A. S. Abadiyah, Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi KPK, menjelaskan bahwa korupsi berdampak langsung pada sendi-sendi kehidupan masyarakat, termasuk meningkatnya kemiskinan dan menurunnya kualitas layanan publik.

    “KPK terus berupaya memutus praktik korupsi karena dampaknya sangat merusak,” tegasnya.

    Bunga memaparkan bahwa KPK memiliki trisula pemberantasan korupsi, yaitu pendidikan, pencegahan, dan penindakan. Pendidikan dan pencegahan menjadi langkah utama, namun jika keduanya tidak lagi efektif maka penindakan akan dilakukan. Ia menekankan bahwa tiga strategi ini tidak akan berjalan tanpa dukungan masyarakat.

    “Kita mulai dari hal kecil, seperti tidak memanipulasi absen atau datang terlambat. Itu bagian dari integritas,” ujarnya.

    Dalam kegiatan tersebut, KPK juga memperkenalkan buku keagamaan antikorupsi yang berisi sembilan nilai integritas yang disandingkan dengan ajaran agama. Buku ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya hidup bebas dari praktik korupsi.

    Abdul Khaliq menambahkan diharapkan seluruh peserta agar menjaga integritas dan terus menerapkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Tunjangan Guru di TK Negeri 2, dari 14 Guru Hanya 2 yang Menerima

    Agustus 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Scroll Terus tapi Bosan, Kenapa Kita Tetap Membuka Media Sosial?

    R’syaAgustus 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pernah membuka media sosial tanpa tujuan, menggulir layar dari satu unggahan ke…

    Pemkot Samarinda Siapkan Pengisian Jabatan Kosong Secara Serentak

    Agustus 15, 2026

    Pendidikan Jangan Hanya Andalkan Hafalan, Siswa Harus Dilatih Berkolaborasi

    Agustus 15, 2026

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,279 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.