Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Kebakaran Lahan dan Kebun di Kutim Mengalami Penurunan
    Advertorial

    Kebakaran Lahan dan Kebun di Kutim Mengalami Penurunan

    SeliBy SeliNovember 29, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Sangatta – Peristiwa kebakaran lahan dan kebun di Kabupaten Kutai Timur mengalami penurunan tiga tahun terakhir.

    Kepala Bidang Perlindungan Disbun Kutim Didik Prayitno menerangkan penurunan tersebut karena pola pemahaman masyarakat akan dampak buruk kebakaran mereka sudah mengeri dan paham, selain faktor cuaca yang belakangan ini cenderung hujan.

    “Biasanya yang banyak itu di wilayah tengah Kutim seperti di Kecamatan Muara Bengkal, Kecamatan Muara Ancalong dan wilayah tengah lainnya. Tapi sekarang sudah mulai mengalami penurunan,” ujarnya, Selasa (29/11/2022).

    Kebakaran umumnya terjadi karena ulah manusia. Seperti pembukaan lahan baru dan unsur kesengajaan. Untuk pengamanannya Disbun Kutim membangun relasi kerja sama dengan perusahaan-perusahaan sawit terkait pengendaliannya.

    “Setiap perusahaan ada unit pemadam kebakaran masing-masing. Kami bangun kerja sama, agar mereka selalu memonitoring adanya aktivitas atau terjadinya peristiwa kebakaran,”jelasnya.

    Tidak hanya itu, Disbun Kutim pun kerap melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait efek buruk kebakaran, hukuman bagi pelaku kebakaran, tatacara penanganan kebakaran.

    Dalam tata cara penanganannya, masyarakat diminta untuk melaporkan kejadian kepada perusahaan setempat atau petugas setempat jika terjadi kebakaran lahan. Atau pun melaporkan jika ingin melakukan aktivitas kebakaran agar perusahaan bisa mengawal pembakaran tersebut.

    “Beberapa daerah sudah melakukan itu, seperti di Busang,” jelasnya.

    Tak hanya itu, dalam penanganan kebakaran Disbun Kutim menggiatkan pembentukan kelompok tani peduli api (KTPA) dan sudah MoU dengan perusahaan-perusahaan terdekat.

    “Nanti perusahaan akan membantu mereka, baik koordinasi untuk penanganan kebakaran ataupun giat-giat lain,” jelasnya.

    Adanya penurunan peristiwa kebakaran hutan di Kutim juga di akui Sekretaris Daops Manggala Agni Daops 13 Andika.

    Andika menerangkan, peristiwa kebakaran hutan dan lahan terbesar terjadi di tahun 2015. Sempat terjadi penurunan, namun aktivitas itu kembali mengalami peningkatan pada tahun 2019.

    “Namun di periode 2020-2022 ini sudah mulai mangalami pengurangan yang signifikan,” jelasnya.

    Selanjutnya, ia pun berharap pihaknya dilibatkan dalam sosialisasi penanganan kebakaran di masyarakat, khususnya masyarakat desa yang tergabung dalam KTPA.

    “Karena penanganan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab Manggala Agni,”tandasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    Ratu ArifanzaSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Jakarta — Pemerintah resmi memperbarui aturan penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Skema baru…

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.