Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    59 Atlet dari Lima Daerah Ikuti Selekda Padel Kaltim Menuju Kejurnas 2026

    September 16, 2026

    Krisis Air Paksa Siswa SMA Sekolah Rakyat Samarinda Tak Lagi Tinggal di Asrama

    September 16, 2026

    DPR RI Soroti Manfaat SDA Indonesia: Negara Jangan Hanya Jadi Penonton

    September 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan
    Kesehatan

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 13, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wawali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat diwawancarai awak media (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) sebagai payung hukum dalam penanganan penyakit Tuberkulosis (TBC) yang masih menjadi persoalan kesehatan di masyarakat.

    Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyampaikan, saat ini pemerintah bersama pihak terkait sedang melakukan sosialisasi dan pembahasan rancangan perda tersebut.

    “Kegiatan ini adalah sosialisasi terkait rencana perda penanggulangan TBC. Ini akan dibahas selama tiga hari sebagai langkah awal penyusunan regulasi,” ujarnya Saat diwawancara, Senin 13 April 2026.

    Ia menjelaskan penyusunan perda ini diinisiasi bersama berbagai pihak, termasuk tenaga ahli dan narasumber yang berkompeten, guna memastikan regulasi yang dihasilkan dapat menjadi dasar pelaksanaan program serta penganggaran ke depan.

    “Harapannya perda ini bisa menjadi payung hukum, baik untuk pelaksanaan program maupun dukungan anggaran penanganan TBC di Kota Samarinda,” jelasnya.

    Selain itu, mahasiswa juga dilibatkan dalam proses sosialisasi agar dapat memahami tahapan penyusunan kebijakan publik secara langsung.

    “Kami juga melibatkan mahasiswa agar mereka mengetahui proses pembentukan perda, mulai dari pembahasan hingga implementasinya,” tambahnya.

    Terkait kondisi di lapangan, Saefuddin mengakui kasus TBC di Samarinda masih cukup tinggi, dan membutuhkan perhatian serius, terutama dari sisi kesadaran masyarakat.

    “Kasus TBC masih ada dan cukup banyak. Yang menjadi perhatian adalah kesadaran masyarakat, baik dalam pencegahan maupun pengobatan,” katanya.

    Ia menekankan pentingnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas, karena ketidakteraturan konsumsi obat dapat menyebabkan penyakit tidak sembuh dan berpotensi kambuh kembali.

    “Kalau sudah diberi obat harus diminum sesuai aturan. Jangan sampai tidak tuntas, karena itu bisa membuat penyakit muncul kembali,” tegasnya.

    Pemerintah Kota berharap melalui regulasi yang sedang disusun serta peningkatan kesadaran masyarakat penanganan TBC di Samarinda dapat berjalan lebih optimal dan terkoordinasi ke depan.

    “Kita harapkan masyarakat bisa bersama-sama dengan pemerintah untuk menekan angka TBC melalui kesadaran dan kepatuhan dalam pengobatan,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Ubah Gaya Hidup Sebelum Terlambat, Esensi Pencegahan Kerusakan Tulang Belakang

    September 12, 2026

    Kemenkes Pastikan BIAS Tetap Jalan, Kasus KIPI di Karo Dinilai Tak Berkaitan dengan Vaksin HPV

    September 11, 2026

    RS Mulya Medika Dorong Warga Cegah Penyakit, Tak Hanya Datang Saat Sakit

    September 10, 2026

    TPP ASN Belum Cair, Dinkes Kaltim Minta Rumah Sakit Koordinasi dengan Bank

    September 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    59 Atlet dari Lima Daerah Ikuti Selekda Padel Kaltim Menuju Kejurnas 2026

    IraSeptember 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Sebanyak 59 atlet mengikuti Seleksi Daerah (Selekda) Padel Kalimantan Timur yang digelar…

    Krisis Air Paksa Siswa SMA Sekolah Rakyat Samarinda Tak Lagi Tinggal di Asrama

    September 16, 2026

    DPR RI Soroti Manfaat SDA Indonesia: Negara Jangan Hanya Jadi Penonton

    September 16, 2026

    Penataan Pasar Pagi Berlanjut, Pemkot Cari Skema yang Tak Rugikan Pedagang

    September 16, 2026

    137 UMKM Penyintas Dapat KEMAS, Pertamina Siapkan Pemetaan Pasokan LPG 3 Kg

    September 16, 2026
    1 2 3 … 3,344 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.