Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Borneo FC Pesta Gol di Segiri, Tumbangkan PSBS Biak 5-1

    April 11, 2026

    Tanggapi Kadinkes dan Sudarno, Andi harun: Polemik JKN Bukan Soal Kemampuan Daerah

    April 11, 2026

    Andi Harun Bantah Pernyataan Kadinkes Kaltim, Sebut Tidak Ada Pembahasan Soal JKN

    April 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Kasus Stunting Meningkat, Perlu Percepatan Penurunan di Samarinda
    DPRD Samarinda

    Kasus Stunting Meningkat, Perlu Percepatan Penurunan di Samarinda

    SeliBy SeliApril 5, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) menetapkan Kota Samarinda menjadi daerah nomor dua kasus stunting tertinggi di Kalimantan Timur (Kaltim) setelah Kutai Kartanegara.

    SSGI mencatat kasus stunting di Kota Samarinda naik menjadi 25,3 persen dari 21 persen di tahun 2022.

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti mengatakan kenaikan tersebut karena persoalan data. Sebab pada dasarnya hasil pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) Kota Samarinda justru menunjukkan angka stunting mengalami penurunan dari 10, 9 persen menjadi 9,8 persen.

    “Saya kira bukan stunting yang naik, tapi pendataan yang belum selesai. Jadi bukan data yang riil” ujarnya kepada Insitekaltim, Rabu (5/4/2023).

    Meski demikian, dengan kanaikan stunting menurut data SSGI maka Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda harus bekerja lebih keras untuk menurunkan angka kasus anak dengan ukuran tubuh pendek akibat kurang gizi berada di bawah angka 14 persen.

    “Salah satunya mengubah sistem pengukuran tinggi anak dan berat anak harus berdasarkan umur,” terangnya.

    Ia pun mengakui angka 25,3 persen ke 14 persen masih cukup jauh, tapi ia memastikan Pemkot Samarinda akan terus berupaya menurunkan kasus stunting.

    “Kami dari Komisi IV akan terus dorong penanganan percepatan penurunan stunting. Intinya kita ada upaya,” tambahnya.

    Penanganan stunting di Kota Samarinda ada 19 organisasi perangkat daerah yang berkolaborasi. Maka dari itu Sri Puji Astuti berencana akan melakukan kunjungan untuk memastikan angka tersebut sesuai dengan kondisi lapangan.

    “Bersama dinas-dinas terkait, kami akan lakukan kunjungan lapangan untuk memastikan terkait angka yang ada,” tandasnya.

    Sri Puji Astuti SSGI Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Kebijakan Mulok Jadi Biang Masalah, Guru Bahasa Inggris Tak Dapat TPG

    Maret 30, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Uji Coba Sistem Parkir Berlangganan Sebelum Berlaku Luas

    Maret 15, 2026

    Gelar Bukber Bersama Warga, Helmi Siapkan Ribuan Porsi Konsumsi

    Maret 15, 2026

    Jelang Nyepi dan Lebaran, Helmi Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Ketertiban

    Maret 14, 2026

    Masih Proses Transisi Regulasi, DPRD Samarinda Izinkan Cafe Pesona Kembali Beroperasi

    Maret 11, 2026

    DPRD Samarinda Pastikan Aktivitas Pematangan Lahan di Jalan Suprapto Bukan Tambang Galian C

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Borneo FC Pesta Gol di Segiri, Tumbangkan PSBS Biak 5-1

    Andika SaputraApril 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Borneo FC Samarinda tampil impresif saat menjamu PSBS Biak berhasil mencuri poin…

    Tanggapi Kadinkes dan Sudarno, Andi harun: Polemik JKN Bukan Soal Kemampuan Daerah

    April 11, 2026

    Andi Harun Bantah Pernyataan Kadinkes Kaltim, Sebut Tidak Ada Pembahasan Soal JKN

    April 11, 2026

    TWAP Samarinda Tanggapi Sudarno, Tegaskan Pernyataan Andi Harun Soal JKN Bukan Hoaks

    April 11, 2026

    Legislasi Didominasi Eksekutif, Andi Harun Peringatkan Bahaya Penyalahgunaan Kekuasaan

    April 11, 2026
    1 2 3 … 3,050 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.