Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tiga Rekrutan Baru Borneo FC dan Ambisi Menembus Empat Kompetisi Musim 2026/2027

    September 1, 2026

    Atasi Antrean Panjang, Dishub Samarinda Berlakukan Nomor Antre Solar Subsidi

    September 1, 2026

    Tetapkan Darurat Kekeringan di Samarinda, BPBD Waspadai Karhutla dan Ancaman ISPA

    September 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Karhutla Samarinda Capai 127 Kejadian, Luas Lahan Terbakar Tembus 211 Hektare
    Pemerintah

    Karhutla Samarinda Capai 127 Kejadian, Luas Lahan Terbakar Tembus 211 Hektare

    Andika SaputraBy Andika SaputraSeptember 1, 2026Updated:September 1, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Samarinda tercatat mencapai 127 kejadian sejak Januari hingga akhir Agustus 2026, dengan total luas area terbakar sekitar 211 hektare.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso mengatakan, kejadian karhutla paling banyak terjadi pada Agustus. Seluruh kejadian yang telah dilaporkan hingga saat ini telah mendapatkan penanganan.

    “Ya sampai dengan hari ini itu ada 127 kejadian. Itu dihitung dari Januari, memang yang terbanyak di bulan Agustus, dengan luasan kurang lebih 211 hektare. Itu semuanya tertangani,” ujar Suwarso, Selasa, 1 September 2026.

    Menurutnya, penanganan karhutla dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), relawan, BPBD hingga unsur pemerintah provinsi.

    Apabila kebakaran terjadi secara bersamaan di sejumlah lokasi, petugas akan membagi kekuatan berdasarkan arahan Posko Siaga Darurat agar seluruh titik dapat segera ditangani.

    Suwarso menyebut wilayah yang mengalami kebakaran dengan luasan cukup besar berada di Kelurahan Bantuas. Selain itu, Kecamatan Sambutan dan Kecamatan Palaran juga menjadi wilayah yang cukup sering menghadapi karhutla.

    Ia menjelaskan penanganan karhutla di Samarinda masih menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi medan dan keterbatasan sumber air. Lahan gambut yang memiliki kedalaman cukup tinggi membuat petugas kesulitan menjangkau titik api yang berada di bagian dalam.

    “Yang menjadi kendala pemadaman lahan itu terutama disebabkan oleh medan. Termasuk lahan gambut yang begitu dalam sehingga kita kesulitan menjangkau titik-titik api yang ada di dalam,” jelasnya.

    Di tengah kondisi kekeringan, keterbatasan air juga menjadi persoalan lain yang harus ditangani pemerintah. Beberapa instalasi pengolahan air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terdampak intrusi air laut sehingga tidak dapat melakukan produksi.

    Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki ke sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan air, khususnya Kecamatan Sambutan dan Palaran.

    Distribusi dilakukan ke berbagai titik, seperti masjid, fasilitas umum, sekolah hingga rumah warga yang memiliki tempat penampungan air.

    Suwarso menegaskan, pemerintah saat ini memprioritaskan dua penanganan utama selama kondisi kekeringan, yakni pengendalian kebakaran lahan serta pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

    “Jadi ada dua yang kita utamakan, yaitu penanganan kebakaran lahan dan penanganan untuk distribusi air bersih bagi lokasi yang kesulitan air bersih,” pungkasnya.

     

    bantuan kebakaran BPBD Samarinda karhutla Suwarso
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Atasi Antrean Panjang, Dishub Samarinda Berlakukan Nomor Antre Solar Subsidi

    September 1, 2026

    Tetapkan Darurat Kekeringan di Samarinda, BPBD Waspadai Karhutla dan Ancaman ISPA

    September 1, 2026

    Jukir Liar Menjamur di Sekitar Masjid Raya, Dishub Soroti Kebiasaan Parkir

    September 1, 2026

    Kementerian HAM Ingatkan Risiko AI hingga Pembangunan terhadap Masyarakat Menuju 2036

    Agustus 31, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Istri Wagub Kaltim Bagikan 500 Masker dan Siapkan Bantuan Relawan

    Agustus 31, 2026

    Pembangunan Wilayah Terisolir Jadi Alasan DOB Benua Raya Kembali Didorong

    Agustus 31, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tiga Rekrutan Baru Borneo FC dan Ambisi Menembus Empat Kompetisi Musim 2026/2027

    Ratu ArifanzaSeptember 1, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Borneo FC Samarinda terus mematangkan skuad untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027 yang…

    Atasi Antrean Panjang, Dishub Samarinda Berlakukan Nomor Antre Solar Subsidi

    September 1, 2026

    Tetapkan Darurat Kekeringan di Samarinda, BPBD Waspadai Karhutla dan Ancaman ISPA

    September 1, 2026

    Karhutla Samarinda Capai 127 Kejadian, Luas Lahan Terbakar Tembus 211 Hektare

    September 1, 2026

    Jukir Liar Menjamur di Sekitar Masjid Raya, Dishub Soroti Kebiasaan Parkir

    September 1, 2026
    1 2 3 … 3,313 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.