Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Agustus 25, 2026

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Kaltim Peringkat 23 Terpapar Pengguna Narkoba, Awalnya Berada di Urutan ke 4 
    Daerah

    Kaltim Peringkat 23 Terpapar Pengguna Narkoba, Awalnya Berada di Urutan ke 4 

    AdminBy AdminJanuari 16, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Hilda Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Posisi Kaltim sebagai daerah terpapar narkotika turun drastis dari semula di urutan 4 kini berada di urutan 23. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim Raja Haryono, saat Konferensi Pers di Lantai 2 Gedung BNNP, Kamis (16/1/2020).
    Survei yang diadakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan BNN menyebutkan jumlah pengguna Setahun Pakai di Kaltim sebanyak 4.241 orang dengan angka prevalensi sebesar 0,10 persen. Sedangkan kategori Pernah Pakai Narkoba sebanyak 16.963 orang dengan prevalensi 0.50 persen.
    Raja mengungkapkan, jumlah sekali pakai atau pernah pakai menjadi penyumbang terbesar sehingga peringkat Kaltim masuk 5 besar kala itu.
    “Di tahun lalu, mereka ini banyak memberikan sumbangsih sehingga peringkat kita tinggi,” ungkapnya.
    Lebih lanjut, Raja mengatakan survei diadakan di 34 provinsi dengan menyasar wilayah rawan narkotika. Untuk Kaltim sendiri, yang menjadi sampel adalah Samarinda dan Kutai Kartanegara. Adapun objeknya ialah Pekerja, Pelajar, dan Ibu Rumah Tangga.
    Dikatakan Raja, penurunan angka ini adalah hal yang membahagiakan. Meski begitu, perjuangan belum selesai. Ia tetap menghimbau agar masyarakat tetap peduli memberikan masukan dan informasi bahaya narkotika.
    “Kita tidak boleh puas sampai disitu dan harus  terus berupaya menyelamatkan putra putri kita agar tidak terpapar narkotika,” pungkasnya.
    Dari hasil survei tersebut, diketahui peringkat pertama diduduki oleh Sumatera Utara, disusul Sumatera Selatan, kemudian DKI Jakarta, lalu D.I Yogyakarta, dan terakhir Sulawesi Tengah.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    FKUB Kaltim Dorong Pengurus Baru Samarinda Jadi Percontohan Kerukunan

    Agustus 11, 2026

    Jahidin Soroti Dugaan Permainan Lelang Proyek, Minta Polda dan Kejati Kaltim Turun Tangan

    Agustus 10, 2026

    Kemkomdigi Tegur YouTube usai Live Promosi Vape oleh Bigmo Libatkan Anak

    Agustus 5, 2026

    Jaringan Kalbar–Kaltim Terus Diburu, BNNP Kaltim Musnahkan Satu Kilogram Sabu

    Agustus 5, 2026

    Curanmor Dominasi Kasus Kriminal di Samarinda, Kapolresta Soroti Faktor Ekonomi

    Juli 18, 2026

    15 Tahun Menanti Sertifikat Rumah, Sengketa Nasabah dan BTN Belum Temui Titik Terang

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    UMKM Kaltim Raup Rp1,14 Miliar di KKI 2026, Empat Produk Tembus Pasar Internasional

    Ratu ArifanzaAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 15 UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membukukan…

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.