Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Oktober 17, 2026

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Kaltim Peringkat 23 Terpapar Pengguna Narkoba, Awalnya Berada di Urutan ke 4 
    Daerah

    Kaltim Peringkat 23 Terpapar Pengguna Narkoba, Awalnya Berada di Urutan ke 4 

    AdminBy AdminJanuari 16, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Hilda Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Posisi Kaltim sebagai daerah terpapar narkotika turun drastis dari semula di urutan 4 kini berada di urutan 23. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim Raja Haryono, saat Konferensi Pers di Lantai 2 Gedung BNNP, Kamis (16/1/2020).
    Survei yang diadakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan BNN menyebutkan jumlah pengguna Setahun Pakai di Kaltim sebanyak 4.241 orang dengan angka prevalensi sebesar 0,10 persen. Sedangkan kategori Pernah Pakai Narkoba sebanyak 16.963 orang dengan prevalensi 0.50 persen.
    Raja mengungkapkan, jumlah sekali pakai atau pernah pakai menjadi penyumbang terbesar sehingga peringkat Kaltim masuk 5 besar kala itu.
    “Di tahun lalu, mereka ini banyak memberikan sumbangsih sehingga peringkat kita tinggi,” ungkapnya.
    Lebih lanjut, Raja mengatakan survei diadakan di 34 provinsi dengan menyasar wilayah rawan narkotika. Untuk Kaltim sendiri, yang menjadi sampel adalah Samarinda dan Kutai Kartanegara. Adapun objeknya ialah Pekerja, Pelajar, dan Ibu Rumah Tangga.
    Dikatakan Raja, penurunan angka ini adalah hal yang membahagiakan. Meski begitu, perjuangan belum selesai. Ia tetap menghimbau agar masyarakat tetap peduli memberikan masukan dan informasi bahaya narkotika.
    “Kita tidak boleh puas sampai disitu dan harus  terus berupaya menyelamatkan putra putri kita agar tidak terpapar narkotika,” pungkasnya.
    Dari hasil survei tersebut, diketahui peringkat pertama diduduki oleh Sumatera Utara, disusul Sumatera Selatan, kemudian DKI Jakarta, lalu D.I Yogyakarta, dan terakhir Sulawesi Tengah.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Ingatkan Aspirasi Reses Harus Masuk Musrenbang agar Tak Tertolak SIPD

    Ratu ArifanzaOktober 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Joha Fajal mengingatkan masyarakat agar memastikan…

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,390 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.