Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Belum Meratanya Nomenklatur di Daerah, Jadi Kendala Perkembangan Ekonomi Kreatif

    Juli 18, 2026

    KONI Samarinda Matangkan Kesiapan 64 Cabang Olahraga, Hadapi Porprov 2026

    Juli 18, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kaltim dan Kaltara Sepakat Bangun Jalan Perbatasan
    Diskominfo Kaltim

    Kaltim dan Kaltara Sepakat Bangun Jalan Perbatasan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 7, 2025Updated:Agustus 7, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas'ud saat Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara di Swiss-Belhotel Tarakan, Kamis 7 Agustus 2025.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Tarakan – Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) sepakat untuk membangun insfratruktur jalan perbatasan. Konektivitas bukan hanya alat ekonomi, melainkan bentuk kehadiran negara di wilayah perbatasan.

    “Kawasan perbatasan adalah wajah Indonesia di mata negara tetangga. Jika masih ada jalan tanah dan rusak berat, itu bentuk ketimpangan yang harus kita ubah,” tegas Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud saat Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara di Swiss-Belhotel Tarakan, Kamis 7 Agustus 2025.

    Pertemuan kedua provinsi tersebut menjadi langkah untuk mewujudkan konektivitas berkeadilan untuk masyarakat perbatasan.

    Kedua provinsi sepakat untuk mendorong percepatan pembangunan jalan dan jembatan di daerah terpencil dan perbatasan.

    Salah satu fokus utamanya adalah pembukaan akses jalan dari Long Bagun (Kaltim) menuju Apau Kayan (Kaltara) yang selama puluhan tahun nyaris tak tersentuh pembangunan.

    “Kini jarak yang dulu ditempuh selama seminggu, bisa dilalui dalam dua jam,” katanya.

    Program ini selaras dengan cita-cita pembangunan strategis Kaltim yang berfokus pada konektivitas lintas daerah bahkan lintas negara. Jika semua akses berhasil disambungkan, maka alur logistik dari Kalimantan Timur ke Malaysia dan Brunei bisa dilakukan melalui jalur darat yang efisien dan murah.

    Gubernur Kalimantan Utara Zainal Paliwang mengakui pentingnya program tersebut bagi masyarakat Kaltara. Ia mengungkapkan apresiasinya atas langkah cepat Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud untuk memperjuangkan keadilan infrastruktur di kawasan perbatasan negara.

    “Terima kasih kepada Gubernur Kaltim yang terus mendorong pemerataan akses. Kami siap bersinergi agar masyarakat perbatasan tidak merasa ditinggalkan,” ujarnya.

    Isu lain yang dikemukakan adalah keberadaan truk-truk ODOL (over dimension over load) yang kerap merusak jalan. Gubernur Rudy Mas’ud menyoroti perlunya pembangunan jembatan timbang, terutama di jalur Berau–Bulungan, guna mencegah kerusakan lebih parah.

    “Angkutan alat berat sebaiknya lewat sungai atau laut. Jangan rusak jalan rakyat yang dibangun dengan susah payah,” tegasnya.

    Kesepakatan bersama juga membuka peluang kerja sama dalam pengawasan jalan, pelaporan kerusakan, hingga digitalisasi jalur distribusi.

    Pendekatan pembangunan sekarang bukan lagi membangun jalan untuk dilalui, tetapi membangun jalan untuk memperkuat keadilan sosial.

    Kedua provinsi bersepakat untuk membangun secara inklusif, khususnya untuk daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau.

    Gubernur Zainal menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi antarprovinsi adalah keniscayaan. Ia berharap kerja sama Kaltim-Kaltara berbuah kemajuan dan pertumbuhan ekonomi, sehingga berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat kedua provinsi. (Adv/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    H Rudy Masud Program Gratispol Zainal Paliwang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Buntut Pembatalan Sepihak, LBH Samarinda Bersiap Bawa Sengketa Gratispol ke Meja Hijau

    Juni 30, 2026

    BPS Kaltim Kerahkan 3.085 Petugas Sensus Ekonomi, Kejujuran Data Warga Jadi Kunci

    Juni 26, 2026

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Belum Meratanya Nomenklatur di Daerah, Jadi Kendala Perkembangan Ekonomi Kreatif

    Nur AjijahJuli 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Khaliq mengatakan,…

    KONI Samarinda Matangkan Kesiapan 64 Cabang Olahraga, Hadapi Porprov 2026

    Juli 18, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026

    Efek Permintaan MBG Mulai Terasa, Harga Telur Ayam Ras Mulai Naik

    Juli 18, 2026

    Intensitas Skrining HIV Mampu Jaring Penderita Risiko Tinggi

    Juli 18, 2026
    1 2 3 … 3,223 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.